Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Touna

Perahu Bermuatan Sejumlah WNA Hilang Kontak di Teluk Tomini

×

Perahu Bermuatan Sejumlah WNA Hilang Kontak di Teluk Tomini

Sebarkan artikel ini
Tim SAR tengah melakukan pencarian terhadap sebuah perahu yang dilaporkan hilang di Perairan Teluk Tomini.

Tojo Una-Una, PUSATWARTA.ID – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu mengerahkan tim SAR untuk mencari sebuah perahu yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Sabtu (25/7/2026).

Sebanyak 13 orang yang berada di atas perahu tersebut masih dalam pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Palu, Muh. Rizal, S.H., mengatakan operasi SAR dimulai pada pukul 09.40 Wita.

Tim Rescue Pos SAR Luwuk diberangkatkan menuju lokasi menggunakan KN SAR Bhisma dengan membawa peralatan komunikasi, perlengkapan medis, serta peralatan evakuasi.

Baca lainnya :  Basarnas Palu Buka Unit Siaga SAR di Ampana, Percepat Tanggap Darurat di Touna

“Sebanyak 13 personel diberangkatkan menggunakan KN SAR Bhisma dan diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 19.40 Wita untuk segera melaksanakan pencarian terhadap 13 orang yang dilaporkan berada di atas perahu yang hilang kontak,” ujar Muh. Rizal dalam laporan operasi SAR.

Berdasarkan data Basarnas, 13 korban terdiri atas dua warga negara Indonesia dan sejumlah warga negara asing, yakni Ferdiansyah (29), Arif (27), Milan Kasik (55), Rani Permentier (30), Mathijs Sercu (29), Jelka Van Driesum (16), Hinke Van Deer (59), Roeland Van Driesum (61), Age Van Driesum (18), Matthias Prange (50), Celine Josette Menguy (52), Hector Fabio Prange (20), dan Ronny Josue Prange (13).

Baca lainnya :  Basarnas Palu Buka Unit Siaga SAR di Ampana, Percepat Tanggap Darurat di Touna

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Luwuk, kru KN SAR Bhisma, dan personel Polairud.

Saat operasi berlangsung, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin sekitar 6 kilometer per jam dan tinggi gelombang berkisar 0,6 hingga 0,8 meter, sehingga dinilai masih mendukung pelaksanaan pencarian.

Baca lainnya :  Basarnas Palu Buka Unit Siaga SAR di Ampana, Percepat Tanggap Darurat di Touna

Hingga berita ini diturunkan, seluruh korban masih dalam proses pencarian. Basarnas Palu menyatakan akan terus memperbarui informasi sesuai perkembangan operasi di lapangan.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *