
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menjaga stabilitas harga pangan.
Upaya tersebut menjadi salah satu poin dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Triwulan II 2026 yang diikuti Pemkab Parigi Moutong secara daring, Senin (7/9/2026).
Rakor dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir dan diikuti Asisten II Setda Parimo Aswini Dimple bersama sejumlah OPD terkait dari Ruang Rapat Bupati.
Tomsi meminta pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia untuk mencermati indikator ekonomi serta mencari solusi atas berbagai kendala yang menghambat pertumbuhan ekonomi.
Pemerintah daerah juga diminta mengidentifikasi dan melaporkan hambatan investasi, termasuk persoalan perizinan, agar dapat segera dikoordinasikan dengan pemerintah pusat.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya pemantauan harga komoditas pangan, terutama beras dan cabai, serta melakukan intervensi secara cepat jika terjadi kenaikan harga.
Ia menambahkan, hasil rakor tersebut akan menjadi bahan tindak lanjut Pihaknya dalam memperkuat koordinasi ekonomi, menjaga stabilitas harga, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
















