
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong mendorong pemetaan bakat olahraga sejak usia sekolah sebagai langkah awal menyiapkan atlet potensial yang mampu berprestasi di tingkat daerah hingga nasional.
Hal itu disampaikan Sekretaris Umum KONI Parigi Moutong, Supardin, S.Pd., saat menjadi pemateri dalam workshop penguatan karakter dan peningkatan kapasitas peserta didik melalui asesmen dan pemetaan talenta di SMA Negeri 1 Tinombo Selatan, Senin (19/10/2026).
Supardin mengatakan, pemetaan talenta penting untuk mengenali minat, bakat, dan kemampuan siswa sehingga pembinaan olahraga dapat dilakukan sesuai potensi masing-masing peserta didik.
“Pemetaan talenta sangat penting untuk mengetahui potensi yang dimiliki setiap peserta didik. Dengan mengetahui bakat mereka sejak dini, proses pembinaan dapat dilakukan secara lebih terarah sesuai kemampuan dan minat masing-masing,” ujarnya.
Menurutnya, bakat alami perlu didukung latihan teratur, kedisiplinan, kerja keras, serta pembinaan berkelanjutan. Dukungan sekolah, orang tua, dan lingkungan juga diperlukan agar siswa memiliki kesempatan mengembangkan potensinya.
“Anak-anak yang memiliki bakat olahraga perlu mendapatkan kesempatan untuk berkembang. Namun, bakat itu harus diikuti dengan latihan, disiplin, kerja keras, dan mental yang kuat agar mereka mampu bersaing dalam berbagai kompetisi,” katanya.
Kepala SMA Negeri 1 Tinombo Selatan, Busar Bina, S.H., M.Pd., mengatakan workshop tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah menggali potensi peserta didik sekaligus membangun karakter yang mendukung pencapaian prestasi.
Ia berharap asesmen dan pemetaan talenta dapat membantu sekolah mengidentifikasi siswa berbakat, khususnya di bidang olahraga dan kegiatan nonakademik lainnya.
“Melalui workshop ini, kami berharap bakat dan potensi peserta didik dapat teridentifikasi dengan baik. Kami ingin ke depan SMA Negeri 1 Tinombo Selatan mampu melahirkan atlet-atlet berbakat yang bisa berkembang dan meraih prestasi,” ujar Busar.
Selain pemetaan bakat olahraga, kegiatan tersebut juga menekankan penguatan karakter siswa, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, sportivitas, kerja sama, dan semangat pantang menyerah.
Supardin berharap kegiatan serupa dapat memperkuat sinergi antara sekolah dan KONI Parigi Moutong dalam mengembangkan potensi olahraga generasi muda.
















