Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Pakaian Adat Kaili Warnai Upacara Hardiknas 2025 di Parigi Moutong

×

Pakaian Adat Kaili Warnai Upacara Hardiknas 2025 di Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini
Suasana pada upacara Hardiknas di Kabupaten Parigi Moutong. (Foto – Istimewah).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 dengan menggelar upacara bernuansa budaya lokal di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Jumat (2/5/2025).

Upacara ini berlangsung khidmat dan diwarnai penggunaan pakaian adat Kaili oleh seluruh peserta sebagai simbol pelestarian budaya daerah.

Upacara Hardiknas diselenggarakan serentak di berbagai kecamatan se-Kabupaten Parigi Moutong, namun pelaksanaan tingkat kabupaten dipusatkan di Kecamatan Parigi.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Sunarti, menjelaskan bahwa perangkat daerah di wilayah Parigi diwajibkan mengikuti upacara utama di halaman Kantor Bupati.

Baca lainnya :  Bupati Parigi Moutong Tekankan Sinergi Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP

“Upacara tingkat kabupaten dipusatkan di Parigi, sehingga seluruh pemangku kepentingan yang ada di wilayah ini bergabung dalam satu lokasi pelaksanaan,” kata Sunarti.

Sunarti menekankan bahwa, peringatan Hardiknas bukan hanya seremoni, tetapi juga momentum reflektif untuk mengenang jasa Ki Hajar Dewantara dan memperkuat komitmen terhadap pendidikan inklusif.

Baca lainnya :  Pemkab Parigi Moutong Susun RKPD 2027, Fokus Kemiskinan dan Stunting

Ia menyampaikan bahwa tema Hardiknas tahun ini adalah “Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, yang menjadi ajakan untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo, membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang menegaskan, bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas dalam agenda pembangunan nasional.

“Pendidikan tetap menjadi pilar utama dalam mewujudkan visi Indonesia Maju. Pemerintah pusat menaruh perhatian besar pada sektor ini,” ucap Richard.

Baca lainnya :  RTRW Parigi Moutong Direvisi, Prioritaskan Potensi Daerah dan Kelestarian Lingkungan

Ricard juga menyinggung soal inisiatif pemerintah untuk mendirikan Sekolah Rakyat, sebagai bagian dari upaya memperluas layanan pendidikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan anak-anak dari kelompok marjinal, termasuk penyandang disabilitas.

Ia menambahkan, pelaksanaan yang berpadu dengan nilai-nilai budaya lokal ini menjadi pengingat bahwa kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada kualitas dan pemerataan pendidikan bagi seluruh warganya.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *