Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Tindak Narkoba dan Cegah Pencurian, Kapolres Parimo Gandeng Tokoh Masyarakat

×

Tindak Narkoba dan Cegah Pencurian, Kapolres Parimo Gandeng Tokoh Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kapolres Parigi Moutong, AKBP Hendrawan Agustian Nugraha. (Foto – Aswadin).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Parigi Moutong, AKBP Hendrawan Agustian Nugraha, melaksanakan kunjungan kerja ke tiga markas kepolisian sektor (Polsek), yakni Polsek Sausu, Polsek Torue, dan Polsek Parigi, Rabu (20/8/2025).

Kegiatan ini melibatkan sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, ketua organisasi, dan kepala desa sebagai bentuk kolaborasi antara kepolisian dan elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

“Pada kegiatan ini kami menyampaikan kepada masyarakat dan kepala desa bahwa saya menitipkan para Bhabinkamtibmas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar AKBP Hendrawan kepada awak media.

Baca lainnya :  Perkuat Tata Kelola, Pemkab Parimo Dorong Penataan Perangkat Daerah yang Lebih Efektif

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres dan jajaran berdiskusi bersama para tokoh dan aparat desa untuk menerima masukan terkait kondisi keamanan. Salah satu aspirasi masyarakat yang mencuat adalah perlunya peningkatan patroli malam hari.

“Kita laksanakan patroli mulai jam 1, jam 3, jam 4, sampai jam 5 pagi, dan sekarang mulai dilakukan juga dari jam 10 pagi hingga malam hari,” jelas Hendrawan.

Selain itu, Kapolres mengungkap adanya laporan terkait peredaran narkoba jenis sabu di dua wilayah, yakni Parigi dan Torue.

Baca lainnya :  Pemkab Parigi Moutong Teken Perjanjian Kinerja Kesehatan 2026

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya meminta dukungan perangkat desa dan Bhabinkamtibmas guna mengidentifikasi lokasi peredaran narkoba.

“Kami minta bantuan perangkat desa dan Bhabinkamtibmas untuk memastikan wilayah mana tempat beredarnya sabu, agar bisa segera kami dalami dan telusuri asal barang tersebut,” katanya.

Tak hanya itu, kasus pencurian kelapa juga mencuat dalam pertemuan ini. Kapolres mengimbau agar kepala desa dan Bhabinkamtibmas segera menemui petani serta pemilik kebun yang kerap kehilangan hasil panennya.

Ia juga menyarankan agar tempat pembelian kelapa di wilayah tersebut dipantau secara ketat, guna mengetahui apakah kelapa yang dijual berasal dari pemilik sah atau justru dari hasil curian.

Baca lainnya :  Teror Pencurian Rumah Kosong Berakhir, Polisi Tangkap Pelaku di Parigi Tengah

“Karena banyak kebun kelapa di sini, maka penampung atau pembeli harus diawasi. Kadang-kadang bukan pemilik kebun yang menjual kelapa, dan itu perlu dipertanyakan,” tegasnya.

Kapolres berharap kunjungan ini dapat memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan pemerintahan desa dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Jadi kita sama-sama dengan perangkat desa dan para tokoh yang ada di wilayah untuk membantu kerja-kerja kepolisian,” ujarnya.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *