banner 728x250

Ekosistem Laut Terancam, Pemkab Parigi Moutong Gelar Sosialisasi Illegal Fishing

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, menegaskan komitmennya memperkuat pengawasan dan edukasi terhadap praktik illegal fishing yang dinilai semakin mengancam kelestarian ekosistem laut.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Illegal Fishing yang digelar di Aula Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin (8/12/2025).

banner 728x90

Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ir. Lewis, mewakili Bupati Parigi Moutong. Sosialisasi dihadiri unsur Forkopimda, OPD terkait, camat, kepala desa, penyuluh perikanan, petugas lapangan, hingga kelompok nelayan dari wilayah pesisir.

Baca lainnya :  Longki : Tambang Emas Ilegal di Parigi Moutong Diduga Dibekingi Oknum Aparat

Dalam sambutannya, Ir. Lewis menyoroti meningkatnya kerusakan terumbu karang akibat penggunaan bom ikan dan bahan kimia berbahaya. Ia menyebut kondisi ini bukan hanya merusak habitat biota laut, tetapi juga memicu penurunan hasil tangkap nelayan.

“Kerusakan terumbu karang berdampak langsung pada penurunan populasi ikan. Nelayan harus melaut lebih jauh dan biaya operasional meningkat,” ujar Lewis.

Baca lainnya :  KPU Parigi Moutong Kembalikan Sisa Dana Hibah Pilkada Rp1,63 Miliar ke Kas Daerah

Ia menekankan pentingnya pengawasan bersama antara pemerintah, aparat, masyarakat pesisir, serta kelompok nelayan. Menurutnya, pemberantasan illegal fishing tidak dapat dilakukan pemerintah seorang diri.

Dalam kesempatan itu, Lewis mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan dan memastikan penggunaan alat tangkap yang legal serta ramah lingkungan.

Baca lainnya :  Wabup Parigi Moutong Buka Bimtek E-SPM 2025, Tegaskan Pentingnya Pelayanan Dasar Berkualitas

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya memperkuat program pemberdayaan nelayan, pengadaan sarana penangkapan ramah lingkungan, dan membuka ruang dialog untuk menyerap aspirasi masyarakat pesisir.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman, tetapi juga memperkuat kolaborasi dalam menjaga laut tetap lestari demi keberlanjutan ekonomi nelayan di Parigi Moutong.

Penulis: WadEditor: Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *