banner 728x250

Golkar Parigi Moutong Tegaskan Penyusunan Pengurus Baru Tanpa Keputusan Sepihak

Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Parigi Moutong, Mustakim Kono.

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Parigi Moutong menegaskan bahwa penyusunan kepengurusan periode 2025–2030 dilakukan secara kolektif kolegial melalui tim formatur, tanpa adanya kewenangan sepihak dari ketua terpilih.

Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris DPD Partai Golkar Parigi Moutong, Mustakim Kono, menyusul dimulainya proses penyusunan struktur kepengurusan pasca musyawarah internal partai.

banner 728x90

Menurut Mustakim, tim formatur berjumlah lima orang, terdiri dari ketua terpilih yang otomatis menjadi ketua formatur serta empat anggota lainnya yang mewakili unsur kepengurusan dan kecamatan.

Baca lainnya :  Pelantikan DPC NasDem Parigi Moutong, Nilam Sari Lawira Tekankan Politik Berintegritas

“Semua keputusan diambil bersama. Ketua formatur tidak memiliki kewenangan mutlak dalam menentukan susunan pengurus,” ujar Mustakim saat ditemui sejumlah awak media di Parigi, Rabu (23/12/2025).

Ia menjelaskan, setiap usulan nama pengurus, termasuk posisi sekretaris dan bidang-bidang lainnya, harus melalui pembahasan dalam rapat formatur. Usulan tersebut tidak dapat ditetapkan sebelum memperoleh kesepakatan bersama.

Baca lainnya :  APBD 2026 Parigi Moutong Fokus Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

“Kalau hanya satu formatur yang mengusulkan nama, itu belum bisa ditetapkan. Harus diputuskan secara musyawarah,” jelasnya.

Mustakim menambahkan, fokus awal formatur adalah merampungkan struktur kepengurusan tingkat kabupaten sebelum melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kecamatan.

Setelah susunan pengurus final, pihaknya akan mengajukan Surat Keputusan (SK) pengesahan kepada DPD Partai Golkar Provinsi.

Baca lainnya :  Reses DPRD Parigi Moutong Soroti Infrastruktur dan UMKM

“SK provinsi menjadi dasar pelantikan dan rapat kerja. Setelah itu baru kita bergerak ke konsolidasi pembentukan pengurus kecamatan,” ungkapnya.

Ia berharap proses kerja tim formatur dapat berjalan lancar sehingga konsolidasi partai dapat segera dilakukan dalam rangka penguatan organisasi menghadapi agenda politik ke depan.

“Targetnya Januari 2026 sudah mulai berjalan, tentu menyesuaikan dengan dinamika dan proses yang ada,” demikian Mustakim Kono.

Penulis: WadEditor: Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *