Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Politik

Golkar Parigi Moutong Tegaskan Penyusunan Pengurus Baru Tanpa Keputusan Sepihak

×

Golkar Parigi Moutong Tegaskan Penyusunan Pengurus Baru Tanpa Keputusan Sepihak

Sebarkan artikel ini
Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Parigi Moutong, Mustakim Kono.

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Parigi Moutong menegaskan bahwa penyusunan kepengurusan periode 2025–2030 dilakukan secara kolektif kolegial melalui tim formatur, tanpa adanya kewenangan sepihak dari ketua terpilih.

Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris DPD Partai Golkar Parigi Moutong, Mustakim Kono, menyusul dimulainya proses penyusunan struktur kepengurusan pasca musyawarah internal partai.

Menurut Mustakim, tim formatur berjumlah lima orang, terdiri dari ketua terpilih yang otomatis menjadi ketua formatur serta empat anggota lainnya yang mewakili unsur kepengurusan dan kecamatan.

Baca lainnya :  Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

“Semua keputusan diambil bersama. Ketua formatur tidak memiliki kewenangan mutlak dalam menentukan susunan pengurus,” ujar Mustakim saat ditemui sejumlah awak media di Parigi, Rabu (23/12/2025).

Ia menjelaskan, setiap usulan nama pengurus, termasuk posisi sekretaris dan bidang-bidang lainnya, harus melalui pembahasan dalam rapat formatur. Usulan tersebut tidak dapat ditetapkan sebelum memperoleh kesepakatan bersama.

Baca lainnya :  DPRD Parigi Moutong Bentuk Pansus Awasi Kepatuhan Belanja Daerah

“Kalau hanya satu formatur yang mengusulkan nama, itu belum bisa ditetapkan. Harus diputuskan secara musyawarah,” jelasnya.

Mustakim menambahkan, fokus awal formatur adalah merampungkan struktur kepengurusan tingkat kabupaten sebelum melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kecamatan.

Setelah susunan pengurus final, pihaknya akan mengajukan Surat Keputusan (SK) pengesahan kepada DPD Partai Golkar Provinsi.

Baca lainnya :  Komisi IV DPRD Parimo Kawal DAU Kesehatan 2026 untuk Perkuat Layanan Bedah Saraf

“SK provinsi menjadi dasar pelantikan dan rapat kerja. Setelah itu baru kita bergerak ke konsolidasi pembentukan pengurus kecamatan,” ungkapnya.

Ia berharap proses kerja tim formatur dapat berjalan lancar sehingga konsolidasi partai dapat segera dilakukan dalam rangka penguatan organisasi menghadapi agenda politik ke depan.

“Targetnya Januari 2026 sudah mulai berjalan, tentu menyesuaikan dengan dinamika dan proses yang ada,” demikian Mustakim Kono.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *