banner 728x250

Hydrant Kota Parigi Rusak Bertahun-tahun, Kesiapan Bencana Dipertanyakan

Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Parigi Moutong, Nur Sri Kandi Puja saat menghadiri Rakor Karhutla Command Center Pusdalops BPBD setempat, Selasa (27/1/2026).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Kesiapan kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong dalam penanggulangan bencana kembali dipertanyakan.

Dalam Rapat Koordinasi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Command Center Pusdalops BPBD, Selasa (27/1/2026).

banner 728x90

Pada kesempatan itu, terungkap fakta mengejutkan, hampir seluruh hydrant di Kota Parigi tidak berfungsi.

Baca lainnya :  Pemkab Parigi Moutong-Bapanas Perkuat Pengawasan Harga Beras, Pastikan Sesuai HET

Kasat Pol PP dan Damkar Parigi Moutong, Nur Srikandi Puja, menyebut kerusakan hydrant telah berlangsung bertahun-tahun tanpa tindak lanjut kebijakan yang jelas.

Akibatnya, petugas pemadam kebakaran terpaksa mengambil air dari sungai dan irigasi saat terjadi kebakaran.

Kondisi ini menyoroti lemahnya perencanaan, penganggaran, serta pengawasan infrastruktur kebencanaan oleh OPD teknis terkait.

Baca lainnya :  Jelang Musim Haji 2026, CJH Parigi Moutong Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Padahal, kata Puja sapaan akrab Kasat Pol PP dan Damkar Parigi Moutong itu, keberadaan hydrant merupakan fasilitas vital dalam mitigasi kebakaran di kawasan perkotaan.

Dalam forum resmi lintas instansi tersebut, ia kembali meminta sinergi konkret antar-OPD agar persoalan mendasar penanggulangan bencana tidak terus berulang dan hanya menjadi catatan rapat tanpa realisasi kebijakan.

Baca lainnya :  Operasi Pencarian Korban Hilang di Sungai Torue Dihentikan

Penulis Berita : Wad

Editor : Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *