
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Empat pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dikabarkan mengikuti seleksi terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Seleksi ini berdasarkan surat Nomor : 800.1.2.6/005/PANSEL-JPTP/2026. Informasi tersebut beredar luas di kalangan birokrasi dan masyarakat seiring dinamika rotasi serta promosi jabatan di tingkat provinsi.
Berdasarkan informasi pada portal resmi BKPSDM Provinsi Sulawesi Tengah, tahapan pemberkasan seleksi dijadwalkan berakhir pada Selasa, (17/2/2026) pukul 16.00 Wita.
Batas akhir tersebut semakin menguatkan kabar bahwa sejumlah pejabat dari kabupaten/kota, termasuk dari Kabupaten Parigi Moutong, tengah mengikuti proses seleksi untuk mengisi jabatan strategis di tingkat provinsi.
Empat nama yang mengemuka yakni Zulfinasran, Fit Dewana, Nur Srikandi Puja, dan Mohammad Nasir. Keempatnya merupakan pejabat aktif yang saat ini menduduki jabatan strategis di lingkup Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
Zulfinasran diketahui menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong.
Sebagai pimpinan tertinggi aparatur sipil negara (ASN) di daerah, ia berperan mengkordinasikan seluruh perangkat daerah serta memastikan jalannya roda pemerintahan berjalan efektif dan efisien.
Sementara itu, Fit Dewana saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM. Di bawah kepemimpinannya, sektor koperasi dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah terus didorong agar berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat.
Kemudian, Nur Srikandi Puja dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Kabupaten Parigi Moutong.
Jabatan tersebut menuntut kemampuan manajerial dan koordinasi dalam mendukung tugas-tugas legislatif serta administrasi kelembagaan.
Sedangkan Mohammad Nasir menjabat sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parigi Moutong.
Ia dikenal aktif mendorong optimalisasi potensi sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penopang utama ekonomi masyarakat pesisir.
Sejumlah sumber internal menyebutkan, peluang mengikuti seleksi di tingkat provinsi dimanfaatkan sebagai bentuk pengabdian yang lebih luas.
“Secara kapasitas dan rekam jejak, mereka sangat layak bersaing. Tinggal bagaimana mekanisme seleksi berjalan sesuai aturan,” ujar salah satu sumber, Selasa (17/2/2026).
Jika lolos dalam tahapan seleksi, kehadiran putra-putri daerah di level provinsi diharapkan mampu membawa semangat profesionalisme.
Selain itu, dapat memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam mendorong percepatan pembangunan daerah di Sulawesi Tengah.
Editor : Wady
















