Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Kadis Ketahanan Pangan Parimo Ancam Cabut Izin Distributor Minyak Goreng “Nakal”

×

Kadis Ketahanan Pangan Parimo Ancam Cabut Izin Distributor Minyak Goreng “Nakal”

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Sofiana. (Foto – Aswadin/PusatWarta.id).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID– Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Sofiana, menegaskan distributor dilarang menjual langsung minyak goreng kepada pengecer.

Penegasan itu disampaikan di sela-sela kegiatan survei harga bahan pokok bersama tim Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Pasar Sentral Parigi, Senin (23/2/2026).

Ia menekankan, setiap kali tim turun melakukan pemantauan, distributor selalu diingatkan agar menyalurkan minyak goreng sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

“Tim kami setiap turun pemantauan selalu mengingatkan distributor untuk tidak menjual langsung minyak goreng ke pengecer,” tegasnya.

Baca lainnya :  Bupati dan Wakil Bupati Parimo Terima Gelar Adat dari Lembaga Adat Olongian Tialo

Sofiana bahkan memastikan sanksi tegas akan diberikan jika ditemukan pelanggaran.

Menurutnya, apabila distributor menjual langsung ke pengecer dan kemudian pengecer menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), maka distributor yang akan dikenakan sanksi hingga pencabutan izin usaha.

“Distributor menjual ke pengecer, lalu pengecer menjual di atas HET, maka distributor yang akan mendapat sanksi. Kami tidak akan ragu mencabut izin jika melanggar,” ujarnya.

Baca lainnya :  Polres Parimo Tangkap Pengedar Sabu di Pombolowo, Amankan 11 Saset Barang Bukti

Ia menyebutkan, saat ini terdapat empat distributor yang bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui rekomendasi Dinas Ketahanan Pangan.

Menjelang Ramadan, distribusi dilakukan lebih teratur, termasuk penyaluran tambahan kuota selama empat minggu untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Selain itu, pengawasan harga dilakukan setiap hari dengan melibatkan lintas sektor, mulai dari kepolisian, perizinan, pertanian, perindustrian dan perdagangan, hingga ketahanan pangan.

“Data harga diinput dan dilaporkan secara berkala,” terangnya.

Baca lainnya :  Pemdes Kasimbar Utara Gelar Musdes Khusus untuk Pembentukan Koperasi Merah Putih

Sofiana juga mengapresiasi kunjungan tahap kedua dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang melakukan pemantauan langsung di lapangan untuk memastikan kesesuaian data dengan kondisi riil pasar.

“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan tidak ditemukan kejanggalan atau manipulasi harga. Saat ini harga relatif stabil,” katanya.

Ia berharap seluruh distributor dan pengecer tetap mematuhi aturan agar stabilitas harga di Kabupaten Parigi Moutong tetap terjaga selama Ramadan.

Penulis Berita : Wad

Editor : Wady

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *