Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Akses Sulit, Petugas dan Warga Padamkan Karhutla Avolua dengan Tangki Gendong

×

Akses Sulit, Petugas dan Warga Padamkan Karhutla Avolua dengan Tangki Gendong

Sebarkan artikel ini
Karhutla di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, petugas hanya menggunakan tangki gendong.

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, hingga Sabtu (7/3/2026) belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.

Berdasarkan update laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Parigi Moutong, kebakaran tersebut terjadi pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 20.50 Wita dan laporannya diterima pada pukul 21.26 Wita.

Baca lainnya :  Pemkab Parigi Moutong Gelar Latsar CPNS Formasi 2024, Diikuti 89 Peserta

Tim gabungan yang terdiri dari Damkar Parigi Moutong, TRC BPBD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparat desa serta masyarakat masih terus melakukan upaya pemadaman di lokasi kejadian.

Petugas harus berjalan kaki menuju titik api karena lokasi kebakaran tidak dapat dijangkau kendaraan. Jarak dari jalan utama menuju lokasi kebakaran diperkirakan sekitar 1 kilometer.

Baca lainnya :  Pohon Tumbang Timpa Mobil di Parigi Moutong, Satu Orang Meninggal Dunia

Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan tangki semprot gendong, sementara mobil pemadam kebakaran disiagakan di bawah untuk menyuplai air bagi petugas yang berada di lokasi.

BPBD Parigi Moutong menyebutkan penyebab kebakaran hingga saat ini masih belum diketahui. Selain itu, luas area yang terbakar serta dampak yang ditimbulkan masih dalam proses pendataan.

Baca lainnya :  Unjuk Rasa Tuntut Penutupan Tambang Emas Ilegal di Taopa dan Moutong

Petugas di lapangan juga mengidentifikasi kebutuhan mendesak berupa dukungan armada pemadam kebakaran serta tangki semprot gendong guna mempercepat proses pemadaman.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *