
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Kepolisian Resor Parigi Moutong menyiapkan sebanyak 111 personel gabungan untuk pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah itu.
Wakapolres Parigi Moutong, Kompol Hendry Burhanuddin, mengatakan ratusan personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan (Pospam), dan Pos Pelayanan (Posyan), serta disiagakan di Mapolres.
“Dalam pengamanan Idulfitri ini kami menyiapkan sebanyak 111 personel. Mereka ditempatkan di sejumlah pos pengamanan dan sebagian siaga di Polres,” kata Burhanuddin kepada wartawan, di Mapolres Parigi Moutong, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, Polres Parigi Moutong telah menyiapkan delapan pos pengamanan dan pos pelayanan yang tersebar di beberapa titik strategis untuk mengantisipasi arus mudik dan potensi gangguan keamanan.
Pos pengamanan tersebut berada di wilayah Toboli, Ampibabo, Tinombo, Kotaraya, serta satu pos terpadu di kawasan Hotel Harison di Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi.
Selain itu, pihak kepolisian juga mengantisipasi sejumlah titik rawan, salah satunya di jalur Kebun Kopi yang berpotensi terjadi longsor.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, kepolisian telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna menyiapkan alat berat apabila terjadi bencana di jalur tersebut.
“Untuk kondisi jalur Kebun Kopi saat ini aman, tidak berlumpur maupun berkabut. Namun apabila terjadi hujan, kondisi jalan bisa berubah sehingga tetap kami antisipasi,” jelasnya.
Sementara itu, potensi kemacetan diperkirakan terjadi di kawasan perempatan Toboli, yang kerap menjadi titik penumpukan kendaraan pemudik maupun masyarakat yang singgah untuk beristirahat.
Tahun ini, pengamanan Idulfitri juga bertepatan dengan kegiatan keagamaan umat Hindu yakni Melasti yang dilaksanakan di kawasan pantai pada 17 Maret serta rangkaian kegiatan di sejumlah kecamatan pada 18 Maret.
Polisi pun telah berkoordinasi dengan panitia untuk mengantisipasi potensi kemacetan, khususnya di wilayah Tolai.
Selain menyiapkan personel, kepolisian juga telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif yang dapat digunakan masyarakat apabila terjadi kepadatan arus lalu lintas.
“Berdasarkan hasil pemantauan intelijen serta koordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Parigi Moutong hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan kondusif,” ujarnya.
















