Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Rektor UNTAD Tekankan KKN sebagai “Kampus Nyata” dalam Monitoring di Kasimbar

×

Rektor UNTAD Tekankan KKN sebagai “Kampus Nyata” dalam Monitoring di Kasimbar

Sebarkan artikel ini
Rektor UNTAD, Prof. Dr. Ir. Amar, ST, MT, IPU, ASEAN Eng. Saat melakukan Monev KKN angkatan 115 di Kecamatan Kasimbar, Sabtu (18/4/2026). Foto – Sam.

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Rektor Universitas Tadulako (UNTAD), Prof. Dr. Ir. Amar, ST, MT, IPU, ASEAN Eng., menegaskan bahwa kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan ruang belajar nyata bagi mahasiswa.

Hal ini disampaikanya saat melakukan monitoring dan evaluasi KKN Angkatan 115 di Kecamatan Kasimbar, Sabtu (18/4/2026).

Dalam sambutannya, Prof. Amar menekankan bahwa keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi proses pembelajaran langsung yang tidak didapatkan di ruang kuliah.

“Sesungguhnya kampus yang sebenarnya adalah masyarakat. Di sinilah mahasiswa belajar mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan mendapatkan pengalaman nyata,” ujarnya.

Baca lainnya :  Petani Asal Tomini Utara Ditemukan Meninggal di Kebun Cengkeh Desa Ulatan

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, khususnya jajaran Kecamatan Kasimbar dan masyarakat desa yang telah menerima mahasiswa KKN dengan baik serta mendukung seluruh rangkaian kegiatan.

Menurutnya, keberhasilan program KKN sangat bergantung pada kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.

Oleh karena itu, ia mendorong mahasiswa untuk aktif membangun komunikasi dan partisipasi bersama warga.

Dalam kesempatan itu, Prof. Amar mengungkapkan bahwa sebanyak 145 mahasiswa UNTAD ditempatkan di delapan desa di Kecamatan Kasimbar.

Baca lainnya :  Polres Parigi Moutong Gelar Donor Darah Peringati Hari Jadi Humas Polri ke-74

Mereka mengusung tema “Ketahanan Pangan, UMKM, dan Literasi Digital Berbasis Potensi Lokal” sebagai fokus pengabdian.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi memiliki beberapa tujuan penting, di antaranya untuk menilai efektivitas program kerja mahasiswa serta memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Monitoring ini menjadi sarana introspeksi, melihat sejauh mana program berjalan dan dampaknya bagi masyarakat, meskipun waktunya relatif singkat,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan dan profesionalitas mahasiswa selama berada di lokasi KKN, termasuk menjunjung tinggi norma dan budaya lokal.

Baca lainnya :  Bupati Parigi Moutong Hadiri Panen Perdana Padi Sawah di Kasimbar Palapi

Rektor turut mengingatkan pentingnya dokumentasi kegiatan sebagai bagian dari laporan akhir, sekaligus bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas KKN di masa mendatang.

Di akhir sambutannya, Prof. Amar menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dari mahasiswa selama pelaksanaan KKN, serta berharap masyarakat dapat memberikan masukan demi proses pembelajaran yang lebih baik.

Kegiatan monitoring ini diharapkan tidak hanya menjadi evaluasi semata, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong pembangunan berbasis potensi lokal di Kecamatan Kasimbar.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *