
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Transformasi peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) menjadi agen perubahan sosial serta menjadi penekanan utama dalam pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penguatan Kapasitas Satlinmas di Kabupaten Parigi Moutong.
Kegiatan ini dibuka Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, sekaligus menjadi pemateri. Acara berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan diikuti oleh anggota Satlinmas dari berbagai wilayah.
Dalam arahannya, Zulfinasran menegaskan bahwa Satlinmas memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus berperan penting dalam menjaga stabilitas sosial di tingkat desa.
“Satlinmas bukan sekadar pelengkap organisasi, tetapi memiliki peran vital dalam perlindungan masyarakat dan menjaga ketertiban di lingkungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ke depan Satlinmas dituntut mampu menjalankan fungsi yang lebih luas, mulai dari kesiapsiagaan bencana, pengamanan proses demokrasi, hingga penyebarluasan informasi hukum kepada masyarakat.
Menurutnya, penguatan kapasitas tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun ketahanan sosial yang berkelanjutan.
Zulfinasran juga menyebut bahwa pengembangan peran Satlinmas telah terintegrasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), melalui koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta dukungan anggaran dari APBD dan kolaborasi dengan pihak swasta melalui program CSR.
Selain sebagai unsur pengamanan, Satlinmas diharapkan mampu menjadi motor penggerak di tengah masyarakat dalam mendukung pembangunan dan menjaga kondusivitas wilayah.
“Dengan kapasitas yang terus ditingkatkan, Satlinmas diharapkan mampu menjadi pilar ketahanan sosial dan berkontribusi pada terciptanya iklim demokrasi yang sehat,” ujarnya.
















