
Morowali Utara, PUSATWARTA.ID – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi ditutup di Aula Hotel Jompi Wisata, Kabupaten Morowali Utara, Sabtu (9/5/2026), setelah berlangsung selama dua hari sejak Jumat.
Dari total 14 peserta yang mengikuti UKW, sebanyak 12 wartawan dinyatakan kompeten. Rinciannya, tujuh peserta lulus pada jenjang muda dan lima peserta pada jenjang madya, sementara dua peserta lainnya dinyatakan belum kompeten karena tak hadir.
Kegiatan UKW tersebut bertujuan meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan, khususnya yang bertugas di Kabupaten Morowali Utara.
Koordinator Tim Penguji UKW, Temu Sutrisno, mengapresiasi semangat para peserta selama mengikuti ujian hingga penutupan kegiatan.
“Dua hari mengikuti ujian saya rasa bukan perjalanan yang mudah. Ada yang berdarah-darah karena mengalami kecelakaan, namun Alhamdulillah tetap semangat mengikuti UKW,” ujar Temu Sutrisno, Sabtu (9/5/2026).
Ia menilai seluruh peserta mengikuti proses ujian dengan tertib sehingga kegiatan dapat berjalan lancar.
“Jadi ini luar biasa menurut saya. Kami menilai dari kesadaran hukum dan etik, kemudian pengetahuan dan keterampilan terkait jurnalisme,” katanya.
Menurutnya, hasil UKW di Morowali Utara turut menambah jumlah wartawan kompeten secara nasional berdasarkan data Dewan Pers.
“Dari 14 peserta, dua dinyatakan tidak kompeten dan 12 orang dinyatakan kompeten. Dengan demikian, jumlah wartawan kompeten di Indonesia bertambah dari 33.322 menjadi 33.334 orang,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan UKW menjadi momentum evaluasi sekaligus pembelajaran bagi para wartawan dalam menjalankan profesi jurnalistik secara profesional dan beretika.
“Hal ini adalah langkah awal kita di jurnalisme bahwa kompetensi itu bukan segalanya. Anda hari ini dinyatakan kompeten, tetapi ketika keluar dari pintu ini melakukan pelanggaran standar kesadaran hukum dan etik, maka kompetensi akan turun dengan sendirinya,” ujarnya.








