Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Kesehatan

Parigi Moutong Perkuat Komitmen Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

×

Parigi Moutong Perkuat Komitmen Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Sebarkan artikel ini
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Darlin menghadiri koordinasi dan komitmen stakeholder program kesehatan ibu, berlangsung di lantai dua Kantor Bupati, Selasa (9/6/2026).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Kesehatan menggelar Koordinasi dan Komitmen Stakeholder Program Kesehatan Ibu untuk memperkuat upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi.

Kegiatan berlangsung di Lantai dua Kantor Bupati Parigi Moutong, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang dibuka Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong itu dihadiri seluruh camat, kepala puskesmas, penanggung jawab program kesehatan ibu dan anak, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Plt Kepala Dinas Kesehatan menegaskan bahwa penurunan angka kematian ibu dan bayi merupakan prioritas pemerintah daerah yang membutuhkan dukungan lintas sektor.

Baca lainnya :  RSUD Anuntaloko Terapkan Sistem Online, Kebiasaan Pasien Jadi Tantangan

“Persoalan kesehatan ibu dan bayi tidak bisa hanya dibebankan kepada tenaga kesehatan,” ujarnya

Sekaitan hal ini, kata dia, diperlukan keterlibatan pemerintah kecamatan, desa, tokoh masyarakat hingga keluarga agar setiap ibu hamil memperoleh pelayanan yang layak.

Melalui kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan mendorong peningkatan pelayanan antenatal care (ANC) berstandar K6, persalinan oleh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan, serta pelayanan nifas yang berkualitas guna menekan risiko kematian ibu dan bayi.

Baca lainnya :  Dinkes Parimo Dorong Pelayanan Kesehatan Humanis Berbasis Kearifan Lokal

Dinas Kesehatan juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi, terutama akses layanan kesehatan di wilayah terpencil.

Jarak tempuh yang jauh, keterbatasan transportasi, dan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat untuk memeriksakan kehamilan secara rutin dinilai menjadi faktor yang meningkatkan risiko komplikasi.

Sebagai langkah percepatan, pemerintah daerah terus mengoptimalkan Program Sehat Bersama yang mengintegrasikan deteksi dini risiko kehamilan, edukasi kesehatan, pendampingan keluarga, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Baca lainnya :  Dinkes Parimo Hadirkan Welcome Drink untuk Kenyamanan Pasien

Selain itu, seluruh puskesmas diminta memperkuat sistem pendataan dan pemantauan ibu hamil, persalinan, pelayanan nifas, hingga kesehatan bayi baru lahir sebagai bagian dari peningkatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

Melalui sinergi pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat, Pemkab Parigi Moutong berharap kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi semakin meningkat sehingga angka kematian ibu dan bayi dapat terus ditekan.

Example 728x90
Penulis: WadEditor: Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *