Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Panen Jagung Lobu Mandiri Tembus 14 Ton per Hektare

×

Panen Jagung Lobu Mandiri Tembus 14 Ton per Hektare

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Sofiana saat menghadiri panen raya jagung di Desa Lobu mandiri dalam progtam Jaksa Mandiri Pangan, Senin (15/6/2026). Foto – Aswadin/PusatWarta.id

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Kelompok Tani Moringa di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, mencatat hasil produksi jagung yang menggembirakan dalam panen raya yang digelar, Senin (15/6/2026).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Sofiana, mengatakan panen tersebut merupakan bagian dari program pengembangan jagung yang ditanam pada 12 Februari 2026.

Kegiatan ini melalui dukungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, serta Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Ketahanan Pangan dalam program Jaksa mandiri pangan.

Baca lainnya :  Kepala Desa Kayuboko Akui Ada Tambang Ilegal di Luar WPR

Menurut Sofiana, kelompok tani mengelola lahan seluas 5 hektare. Namun, area yang siap dipanen saat ini mencapai 4 hektare, sementara 1 hektare lainnya telah kembali ditanami jagung untuk musim tanam berikutnya.

Berdasarkan hasil ubinan yang dilakukan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Parigi Barat bersama Dinas Ketahanan Pangan pada 9 Juni 2026, produksi jagung menunjukkan hasil yang sangat baik.

Baca lainnya :  DPRD Parimo Dorong Program Penataan Pesisir, Bantaya Masuk Prioritas

Dari sampel pengukuran, diperoleh estimasi produksi jagung pipilan kering berkisar antara 10 hingga 14 ton per hektare.

“Angka produksi ini menjadi bukti bahwa bantuan benih jagung varietas NK 212 yang diberikan pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan memberikan manfaat nyata bagi petani,” ujar Sofiana.

Ia menambahkan, capaian tersebut menunjukkan potensi besar Kabupaten Parigi Moutong sebagai daerah penyangga komoditas jagung di Sulawesi Tengah.

Dengan harga jagung yang saat ini berkisar Rp6.000 per kilogram, hasil panen tersebut dinilai mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Baca lainnya :  Lokakarya RP3S, Parigi Moutong Perkuat Sinergi Penthahelix Tekan Stunting

Sofiana berharap program pengembangan jagung dapat terus berlanjut dan mendorong produk pertanian Parigi Moutong menembus pasar yang lebih luas.

“Produksi jagung yang kita saksikan hari ini sangat memuaskan. Kami berharap keberhasilan ini terus berlanjut sehingga Parigi Moutong semakin dikenal sebagai daerah penghasil jagung yang unggul,” ujarnya.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *