Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Empat Desa di Kasimbar Diterjang Banjir, Jalur Trans Sulawesi Tertutup Material Longsor

×

Empat Desa di Kasimbar Diterjang Banjir, Jalur Trans Sulawesi Tertutup Material Longsor

Sebarkan artikel ini
Jalan Trans Sulawesi di Kecamatan Kasimbar tertutup material longsor, Jumat (28/8/2026). Foto – Sam

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Banjir melanda sejumlah wilayah permukiman warga di Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (28/8/2026) pagi.

Banjir terjadi setelah hujan berintensitas tinggi menyebabkan sungai meluap hingga ke kawasan permukiman.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Parigi Moutong, banjir dilaporkan terjadi sejak sekitar pukul 05.30 Wita dan diterima petugas pada pukul 08.21 Wita.

Wilayah terdampak meliputi Desa Labuan Donggulu, khususnya Dusun 1, 2, 3 dan 4, Desa Laemanta Dusun 1, Desa Laemanta Utara Dusun 1 hingga 4, serta Desa Peningka, Kecamatan Kasimbar.

Baca lainnya :  Pemkab Parigi Moutong Perkuat Sinergi dengan Yonif TP 918/Matufu Maliuntinufu

Selain merendam permukiman, bencana tersebut juga berdampak pada akses transportasi. Ruas Jalan Trans Sulawesi di perbatasan Desa Peningka dan Laemanta Induk tertutup material longsoran sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Pusdalops BPBD Parigi Moutong menyebutkan, jumlah warga terdampak maupun yang mengungsi masih dalam proses pendataan. Hingga laporan dibuat, belum terdapat laporan korban jiwa maupun kerusakan rumah.

Baca lainnya :  Jelang Lebaran, Polres Parigi Moutong Hadirkan Pangan Murah untuk Masyarakat

Plt. Kepala BPBD Kabupaten Parigi Moutong, Moh. Rivai mengatakan, tim BPBD bersama pihak terkait sedang melakukan asesmen untuk mengetahui dampak banjir.

“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Parigi Moutong masih melakukan asesmen dan kaji cepat di lokasi untuk mengetahui dampak banjir,” ujar Rivai.

Penanganan di lapangan melibatkan aparat desa, masyarakat, TRC dan Pusdalops BPBD Parigi Moutong, TNI, Polri serta PT Bina Kaili.

Baca lainnya :  Pemkab Parigi Moutong Teken Perjanjian Kinerja Kesehatan 2026

Sementara itu, BPJN Sulawesi Tengah melakukan mobilisasi alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutup jalur Trans Sulawesi.

BPBD juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan melakukan asesmen terhadap kondisi wilayah terdampak.

Kebutuhan mendesak yang diidentifikasi meliputi normalisasi sungai dan pembersihan material longsoran di Jalan Trans Sulawesi.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *