
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-81 di Kabupaten Parigi Moutong tahun ini direncanakan dipusatkan di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong pada November 2026.
Rencana tersebut disampaikan Plt Ketua PGRI Kabupaten Parigi Moutong, Supardin, S.Pd., Rabu (30/9/2026), saat bersama jajaran pengurus melakukan audiensi dengan Bupati Parigi Moutong setelah menggelar rapat koordinasi.
Supardin mengatakan, pihaknya telah meminta arahan Bupati terkait lokasi pelaksanaan kegiatan puncak HUT PGRI ke-81.
Dari hasil pertemuan tersebut, halaman Kantor Bupati menjadi lokasi yang direncanakan sebagai pusat kegiatan.
“Kami meminta petunjuk Bupati terkait lokasi perayaan HUT PGRI ke-81. Berdasarkan arahan Bupati, kegiatan tersebut rencananya akan dipusatkan di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong pada bulan November mendatang,” ujar Supardin.
PGRI Parigi Moutong juga berencana menghadirkan perwakilan guru dari seluruh 23 kecamatan. Kehadiran para guru tersebut diharapkan menjadi bagian dari perayaan yang menampilkan eksistensi organisasi profesi guru di daerah.
Supardin mengatakan, pihaknya menginginkan peringatan HUT PGRI dapat menjadi momentum tersendiri bagi para guru dan tidak digabungkan dengan organisasi lain.
Selain acara puncak, PGRI juga menyiapkan pameran yang akan ditempatkan di sekitar lokasi kegiatan.
Dalam audiensi tersebut, Supardi juga menyampaikan sejumlah hasil kerja organisasi, termasuk hasil konferensi kerja PGRI Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung di Kota Palu serta agenda konferensi kerja di Kabupaten Banggai Kepulauan.
Di sisi lain, PGRI Parigi Moutong menyatakan komitmennya menerapkan pengelolaan organisasi secara terbuka, termasuk dalam penggunaan dana yang bersumber dari iuran anggota.
“Organisasi ini adalah milik semua guru dan pengurus, sehingga manajemen yang kami terapkan adalah manajemen terbuka tanpa ada yang disembunyikan, termasuk dalam hal pengelolaan anggaran iuran anggota,” kata Supardin.
Menurutnya, Bupati Parigi Moutong merespons positif rencana kegiatan tersebut.
Pemerintah daerah kata dia, menyarankan pengurus PGRI melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Kepala Dinas Pendidikan untuk menyelaraskan program dan dukungan terhadap organisasi profesi guru tersebut.
















