
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Sekolah memiliki peran strategis dalam menemukan dan mengembangkan bibit atlet potensial melalui proses asesmen dan pemetaan bakat peserta didik.
Hal tersebut menjadi salah satu fokus workshop bertema “Penguatan Karakter dan Peningkatan Kapasitas Guru dalam Rangka Asesmen dan Pemetaan Talenta Atlet Peserta Didik” yang digelar di SMA Negeri 1 Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (3/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong, Supardin, S.Pd., hadir sebagai narasumber dengan materi penguatan karakter dan identifikasi potensi olahraga siswa. Kegiatan ini turut didampingi Suriyani, S.Pd., M.Pd.
Supardin menjelaskan, proses menemukan calon atlet tidak dapat dilakukan hanya dengan melihat kemampuan fisik. Diperlukan pengamatan dan penilaian terhadap berbagai aspek, termasuk kemampuan mental, kedisiplinan, tanggung jawab, serta sportivitas.
Menurutnya, guru perlu memiliki pemahaman dan kapasitas yang memadai untuk mengenali keunggulan setiap peserta didik. Dengan demikian, pembinaan dapat disesuaikan dengan bakat dan kemampuan masing-masing siswa.
“Setiap peserta didik memiliki potensi yang berbeda. Karena itu, guru perlu memiliki kemampuan melakukan identifikasi dan pemetaan agar bakat yang dimiliki dapat dikembangkan melalui pembinaan yang tepat,” ungkap Supardin.
Ia juga menegaskan bahwa pembentukan karakter merupakan bagian penting dalam mencetak atlet berprestasi. Kemampuan teknik dan fisik harus diimbangi dengan disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan sportivitas.
Melalui asesmen dan pemetaan talenta, sekolah diharapkan dapat mengidentifikasi siswa yang memiliki potensi di bidang olahraga sejak dini, sekaligus memberikan arah pembinaan yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat peran tenaga pendidik dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik, sehingga sekolah tidak hanya menjadi tempat pembelajaran akademik, tetapi juga menjadi salah satu ruang lahirnya atlet berprestasi.
















