Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Jakarta

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi dan Kawasan Industri, Temui Wamen Investasi di Jakarta

×

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi dan Kawasan Industri, Temui Wamen Investasi di Jakarta

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase melakukan audensi ke Wamen Investasi/BKPM di Jakarta.

Jakarta, PUSATWARTA.ID — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung agenda nasional hilirisasi dan penguatan industri berbasis potensi lokal.

Hal ini ditandai dengan audiensi langsung antara Bupati Parigi Moutong Erwin Burase dan Wakil Menteri Investasi/BKPM, Ir. Todotua Pasaribu, di Jakarta, awal pekan ini.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Erwin memaparkan rencana strategis hilirisasi komoditas unggulan daerah seperti cokelat, kelapa, dan durian, komoditas yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

Selain itu, ia juga mempresentasikan rencana pembangunan Kawasan Industri Hijau Terintegrasi yang ditargetkan menembus pasar ekspor Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Baca lainnya :  Longki Djanggola Minta Penempatan Guru di Daerah 3T Diserahkan kepada Pemda

“Parigi Moutong tidak ingin hanya jadi penghasil bahan mentah. Kami ingin nilai tambah tinggal di daerah, petani sejahtera, dan industri lokal tumbuh,” tegas Bupati Erwin.

Sebagai salah satu sentra kakao rakyat terbesar di Sulawesi Tengah, Parigi Moutong selama ini masih memasarkan komoditasnya dalam bentuk mentah.

Hal serupa juga terjadi pada kelapa dan durian, yang belum terintegrasi dalam ekosistem agribisnis ekspor.

Baca lainnya :  Bupati Parimo Jemput Bola ke Kementan, Siapkan Strategi Hadapi Kekeringan 2026

Wamen Investasi Todotua Pasaribu menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Daerah.

Ia menegaskan bahwa hilirisasi tidak hanya milik industri besar, tapi juga menjadi jalan meningkatkan kesejahteraan petani dan daya saing produk lokal.

“Ini contoh konkret daerah memahami arah pembangunan nasional. Kuncinya kolaborasi lintas sektor dan ekosistem industri yang berkelanjutan,” ujar Todotua.

Rencana kawasan industri di Parigi Moutong juga akan mencakup pengembangan peternakan sapi perah, lengkap dengan infrastruktur pendukung seperti jalan nasional, pelabuhan, bandara regional, serta pasokan listrik dan air bersih.

Baca lainnya :  Dorong Investasi dan Hilirisasi, Bupati Parimo Temui Wamen Investasi di Jakarta

Pemkab Parigi Moutong berharap dukungan dari Kementerian Investasi mencakup fasilitasi regulasi dan promosi peluang investasi ke investor nasional dan asing.

Langkah ini menjadi bagian dari sinergi pusat-daerah menuju Visi Indonesia Emas 2045, dengan Parigi Moutong bersiap menjadi model kawasan industri berwawasan lingkungan dan berorientasi ekspor dari wilayah timur Indonesia.

Sumber : Prokopim Setda Parigi Moutong.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *