
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Pelaksanaan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mendapat antusiasme tinggi dari aparatur sipil negara (ASN), termasuk peserta dari luar daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, sekaligus ketua panitia seleksi (Pansel) menyebut jumlah peserta yang mengikuti seleksi mencapai 76 orang dengan total 153 berkas lamaran yang masuk ke panitia.
Hal itu disampaikannya saat membacakan laporan panitia pada kegiatan Uji Potensi, Kompetensi Manajerial, dan Sosial Kultural seleksi terbuka JPT Pratama di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Sabtu (16/5/2026).
“Jumlah lamaran yang masuk sebanyak 153 berkas. Namun karena satu peserta diperbolehkan melamar lebih dari satu jabatan, jumlah peserta secara perorangan tercatat 76 orang,” ujar Zulfinasran.
Menurutnya, peserta seleksi tidak hanya berasal dari internal Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, tetapi juga dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah hingga luar provinsi.
“Ada sekitar enam peserta dari pemerintah provinsi dan beberapa peserta dari luar Sulawesi Tengah,” katanya.
Zulfinasran menjelaskan, seleksi terbuka JPT Pratama tahun ini dilaksanakan untuk mengisi 19 jabatan pimpinan tinggi pratama yang kosong sejak 2023.
Ia menilai tingginya minat peserta menunjukkan besarnya perhatian ASN terhadap pengembangan karier dan kesempatan menduduki jabatan strategis di lingkungan pemerintahan daerah.
Meski demikian, pelaksanaan seleksi juga diwarnai adanya sanggahan dari salah satu peserta asal luar Sulawesi Tengah yang tidak lolos tahap administrasi.
Menanggapi hal tersebut, Zulfinasran menegaskan panitia seleksi telah menjalankan seluruh tahapan sesuai ketentuan yang berlaku dan telah mendapat persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Dalam pengumuman sudah ditegaskan bahwa peserta berasal dari ASN pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di Sulawesi Tengah. Ketentuan itu juga telah dilampirkan ke BKN sebelum izin seleksi diterbitkan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan para peserta agar memanfaatkan momentum seleksi untuk menunjukkan kompetensi, kreativitas, dan kemampuan terbaik masing-masing.
“Silakan keluarkan seluruh potensi terbaik yang dimiliki. Tunjukkan kreativitas dan kemampuan masing-masing dalam seleksi ini,” ujarnya.
















