Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Pangdam XXIII/Palaka Wira Resmikan Jembatan Garuda di Nambaru, Parigi Moutong

×

Pangdam XXIII/Palaka Wira Resmikan Jembatan Garuda di Nambaru, Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini
Pangdam XXIII/Palakawira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar didampingi Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase dan unsur Forkopimda saat meresmikan Jembatan Garuda di Desa Nambaru, Jumat (21/8/2026). Foto : Aswadin/PusatWarta.id

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Panglima Kodam (Pangdam) XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, meresmikan Jembatan Garuda di Desa Nambaru, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (21/8/2026).

Peresmian tersebut menandai berakhirnya penantian warga Nambaru yang selama sekitar 10 tahun mengharapkan akses jembatan untuk menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari.

Kegiatan peresmian turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Parigi Moutong, pejabat pemerintah daerah, TNI-Polri, dinas terkait serta tokoh masyarakat.

Pangdam mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda berlangsung sekitar tiga bulan sejak groundbreaking hingga selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Hari ini kita bersama Forkopimda meresmikan Jembatan Garuda di Kampung Nambaru. Setelah dimulai groundbreaking sekitar tiga bulan lalu, hari ini jembatan resmi dapat digunakan sepenuhnya oleh masyarakat,” ujar Binsar.

Baca lainnya :  Bupati Parigi Moutong Resmi Buka MTQ ke-19, Tegaskan Penguatan Generasi Qur’ani

Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program unggulan nasional pemerintah bersama TNI Angkatan Darat yang menargetkan pembangunan 5.000 jembatan di seluruh Indonesia hingga akhir tahun.

Khusus di wilayah Kodam XXIII/Palakawira yang mencakup Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat, sebanyak 106 titik jembatan telah diselesaikan. Masing-masing 53 titik berada di Sulawesi Tengah dan 53 titik di Sulawesi Barat.

Pembangunan tersebut masih akan berlanjut. Sebanyak 53 jembatan lainnya telah masuk dalam daftar pengerjaan hingga akhir tahun.

Baca lainnya :  Wabup Abdul Sahid Ajak Semua Pihak Perkuat Pelestarian Mangrove dan Kawasan Pesisir

“Berdasarkan laporan Dandim dan kepala desa, masih ada 2-3 titik lagi yang diajukan. Kita upayakan hingga akhir tahun bisa menambah hingga 80 titik baru di luar 106 jembatan yang sudah selesai,” jelasnya.

Pangdam mengatakan, Jembatan Garuda menjadi akses penting bagi masyarakat Nambaru, khususnya untuk menunjang mobilitas, pendidikan serta aktivitas perekonomian warga.

“Masyarakat sangat antusias. Sama seperti di Desa Bainaa Barat minggu lalu, warga di sana maupun di Nambaru ini sudah menantikan hadirnya jembatan selama kurang lebih 10 tahun,” tuturnya.

Pembangunan jembatan dilakukan secara swakelola oleh Kodim setempat dengan melibatkan prajurit TNI, pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum serta masyarakat.

Baca lainnya :  Pemkab Parimo Hadiri Acara Malam Persahabatan dan Persaudaraan antar Agama dan Ormas

Jenis jembatan yang dibangun disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah, di antaranya jembatan gantung, jembatan Aramco, jembatan beton dan jembatan Bailey.

Selain pembangunan jembatan, Kodam XXIII/Palakawira juga menjalankan program TNI AD Manunggal Air. Hingga saat ini, sekitar 90 titik fasilitas air bersih berupa sumur bor, pompa hidram, serta sistem gravitasi dan pipanisasi telah dibangun di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Dengan beroperasinya Jembatan Garuda, masyarakat Nambaru kini memiliki akses penghubung yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *