Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Akses Sulit Hambat Distribusi Bantuan, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Alat Berat ke Ogoalas

×

Akses Sulit Hambat Distribusi Bantuan, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Alat Berat ke Ogoalas

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase didampingi Wakil Bupati Abdul Sahid saat menyerahkan bantuan CBP secara simbolis di Kecamatan Tinombo, Sabtu (29/8/2026). Foto : Aldi Prokopim Setda Parigi Moutong.

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Kondisi akses jalan menuju Desa Ogoalas, Kecamatan Tinombo, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

Jalan yang sulit dilalui dinilai tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga menyulitkan distribusi bantuan pangan ke wilayah terpencil.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Parigi Moutong menyiapkan satu unit alat berat yang akan ditempatkan di Desa Ogoalas.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, mengatakan alat berat tersebut akan digunakan untuk membantu membuka dan memperbaiki akses jalan sehingga distribusi bantuan serta aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar.

“Insyaallah, kita akan menempatkan satu unit alat berat di sana untuk membantu pemerintah membuka akses jalan,” ujar Erwin saat menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) bersama Kepala Kantor Wilayah Bulog Provinsi Sulawesi Tengah, Jusri Pake, di Kecamatan Tinombo, Sabtu (29/8/2026).

Baca lainnya :  Jelang HUT ke-81 RI Pemkab Parimo Finalisasi Persiapan, TNI-Polri Berbagi Tugas Upacara

Menurut Erwin, persoalan akses menjadi salah satu kendala dalam penyaluran bantuan pangan, khususnya menuju wilayah yang memiliki kondisi geografis dan infrastruktur jalan yang sulit.

“Biaya pengangkutan untuk wilayah-wilayah tersebut memang cukup mahal. Kondisi jalan juga masih sangat sulit,” kata Erwin.

Ia menegaskan, perbaikan jalan tidak semata-mata untuk memperlancar distribusi bantuan pangan. Infrastruktur tersebut juga menjadi bagian penting dalam menunjang mobilitas masyarakat serta pelaksanaan berbagai program pemerintah.

Termasuk di dalamnya penyaluran bantuan dan dukungan terhadap aktivitas masyarakat di sektor pertanian.

Pihaknya, kata Erwin, juga akan melakukan peninjauan ke sejumlah wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses dalam satu hingga dua pekan mendatang.

Peninjauan itu dilakukan untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memetakan kebutuhan yang harus segera ditangani pemerintah.

Baca lainnya :  Solidaritas Panitia Futsal Pelajar Parigi Ringankan Beban Keluarga Korban Pohon Tumbang

Selain akses jalan, Erwin menyebut penerangan juga menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian di wilayah terpencil.

Di sisi lain, pemerintah tetap memastikan penyaluran bantuan pangan berjalan sesuai sasaran. Bantuan CBP tersebut akan disalurkan kepada masyarakat di 15 desa di Kabupaten Parigi Moutong.

Erwin meminta pemerintah kecamatan dan desa serta seluruh pihak terkait memperkuat koordinasi agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

“Program CBP untuk bantuan pangan merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan memastikan terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Bulog Provinsi Sulawesi Tengah, Jusri Pake, mengungkapkan hingga Agustus 2026 Bulog telah mendistribusikan sekitar 11.340 ton beras.

Dari jumlah tersebut, kata dia sekitar 7.000 ton pasokan CBP yang masuk ke Bulog berasal dari Kabupaten Parigi Moutong. Jusri menegaskan bantuan pangan pemerintah ditujukan untuk mengurangi beban masyarakat.

Baca lainnya :  APDESI Parigi Moutong Protes PMK Nomor 81 Tahun 2025

“Kami ingin sampaikan, pemerintah pusat menekankan bahwa bantuan yang diberikan ini untuk mengurangi beban masyarakat,” kata Jusri.

Ia juga meminta masyarakat maupun pemerintah desa segera melaporkan apabila menemukan beras bantuan yang kualitasnya tidak layak.

Menurut Jusri, kualitas beras Bulog saat ini terus mengalami peningkatan. Setiap laporan terkait kualitas maupun kuantitas bantuan akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut.

Jusri turut mendorong Gapoktan di Parigi Moutong membangun kemitraan dengan Bulog, khususnya dalam penyerapan hasil produksi beras petani.

Kemitraan tersebut diharapkan mampu memperkuat penyerapan hasil pertanian sekaligus menjaga ketersediaan beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *