
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase menekankan pentingnya toleransi dan kebersamaan saat melepas kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani) Kabupaten Parigi Moutong yang akan mengikuti ajang tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu.
Pelepasan kontingen berlangsung di lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis (1/10/2026).
Dalam arahannya, Bupati, Erwin Burase menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi tersebut.
Menurutnya, kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan penghayatan dan pengamalan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga dapat memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
“Kegiatan keagamaan bukan hanya menjadi ruang untuk meningkatkan penghayatan pengamalan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memiliki peran penting dalam memperkuat persaudaraan serta membangun karakter masyarakat yang menjunjung tinggi nilai moral, etika, dan kebersamaan,” ujarnya.
Ia berharap keikutsertaan kontingen Pesparani dapat menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan masyarakat yang rukun, harmonis, toleran, dan saling menghormati.
Bupati juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab.
Kontingen diminta menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung sportivitas serta menghormati peserta dan penyelenggara.
“Jaga sikap, kekompakan dan nama baik Kabupaten Parigi Moutong selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” pesannya.
Menurutnya, para peserta tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama Kabupaten Parigi Moutong di tingkat provinsi.
Oleh karena itu, momentum Pesparani diharapkan dapat menunjukkan bahwa Parigi Moutong memiliki sumber daya manusia yang mampu berprestasi sekaligus menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan toleransi.
Erwin juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, pendamping, dan official yang telah memberikan waktu serta tenaga dalam mempersiapkan kontingen.
Ia berpesan agar seluruh anggota kontingen menjaga kesehatan, kekompakan, dan semangat selama mengikuti kegiatan.
“Apapun hasil yang diraih, pengalaman itu tetap menjadi bagian penting dari proses pembinaan dan pembelajaran untuk masa mendatang,” ujarnya.
















