Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Banjir Dua Kali Sebulan, Bupati Parimo Minta BPBD dan Dinas PUPRP Cari Titik Masalah

×

Banjir Dua Kali Sebulan, Bupati Parimo Minta BPBD dan Dinas PUPRP Cari Titik Masalah

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase menghadiri penyaluran bantuan kepada warga terdampak bencana banjir di Kantor Desa Tomoli Utara, Kecamatan Toribulu, Rabu (7/10/2026). Foto ; Aswadin/PusatWarta.id

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase meminta BPBD dan Dinas PUPRP segera mengidentifikasi titik rawan banjir dan menyiapkan langkah mitigasi setelah bencana banjir berulang melanda enam desa di Kecamatan Toribulu.

Penegasan itu disampaikan saat Bupati meninjau sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak bencana di Kantor Desa Tomoli Utara, Rabu (7/10/2026).

Banjir tercatat terjadi dua kali dalam sebulan, yakni pada 25 dan 27 September 2026. Enam desa terdampak meliputi Desa Tomoli Utara, Tomoli Selatan, Singura, Sibalago, Toribulu Selatan dan Desa Sienjo.

Baca lainnya :  Gempa M 6,7 Rusak Belasan Rumah Warga di Parigi Moutong

“Bencana banjir ini di wilayah kita terjadi berulang-ulang, bahkan sampai dua kali dalam sebulan. Ini harus kita sikapi serius,” ujar Bupati.

Ia meminta BPBD dan Dinas PUPRP tidak hanya menangani dampak setelah bencana terjadi, tetapi mengantisipasi sumber persoalan agar banjir serupa tidak terus berulang.

Berdasarkan pendataan pemerintah daerah, sekitar 175 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di enam desa tersebut. Rinciannya, Desa Tomoli Utara 70 KK, Tomoli Selatan 16 KK, Singura 30 KK, Sibalago 25 KK, Toribulu Selatan, dan desa Sienjo 15 KK.

Baca lainnya :  Penemuan Mayat Gegerkan Warga Jalan Telkom Parigi

Bantuan yang diserahkan kepada warga kata dia, merupakan dukungan pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak.

Selain banjir, Bupati juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah.

Ia mengatakan, pihaknya akan memperkuat mitigasi bencana, termasuk melalui edukasi kebencanaan di sekolah serta perlindungan terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, lansia dan perempuan.

Baca lainnya :  Pemkab Parimo Matangkan Grand Final Duta Promosi Investasi 2026

Pada kesempatan itu, ia juga mengapresiasi relawan, BPBD, pemerintah desa dan kecamatan yang terlibat dalam penanganan bencana dan berharap kondisi masyarakat segera kembali normal.

“Terima kasih kepada para relawan, petugas BPBD, serta jajaran pemerintah desa dan kecamatan yang telah bergerak cepat dalam penanganan darurat ini. Semoga situasi ini segera membaik dan aktivitas warga dapat kembali seperti sedia kala,” ujarnya.

Example 728x90
Penulis: WadEditor: Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *