Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Puluhan Tahun Rusak, Irigasi Toribulu Picu Banjir ke Jalan dan Lahan Petani

×

Puluhan Tahun Rusak, Irigasi Toribulu Picu Banjir ke Jalan dan Lahan Petani

Sebarkan artikel ini
Foto : Ilustrasi irigasi rusak akibat diterjang banjir.

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Kerusakan jaringan irigasi yang telah berlangsung puluhan tahun menjadi salah satu persoalan serius yang dihadapi masyarakat petani di Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong.

Kondisi tersebut disampaikan Camat Toribulu, Zulkarnain, kepada Bupati saat kegiatan penyaluran bantuan sembako kepada warga korban banjir di Desa Tomoli Utara, Kecamatan Toribulu, Rabu (7/10/2026).

Zulkarnain mengatakan, kerusakan terutama terjadi pada sejumlah bagian jaringan irigasi, termasuk pintu pembuangan dan pintu pembagi.

Baca lainnya :  Polres Parigi Moutong Terjunkan 184 Personel Amankan Unjuk Rasa

Kondisi itu dinilai mengganggu pengelolaan aliran air, khususnya ketika wilayah tersebut dilanda hujan dengan intensitas tinggi.

“Jaringan irigasi kita, terutama pintu pembuangan dan pintu pembagi, sudah mengalami kerusakan selama beberapa puluh tahun,” kata Zulkarnain.

Menurutnya, ketika curah hujan tinggi, kerusakan pada pintu-pintu irigasi tersebut menyebabkan aliran air meluap ke saluran milik petani. Bahkan, luapan air dapat menggenangi badan jalan di sekitar wilayah pertanian.

Baca lainnya :  Polres Parigi Moutong Perketat Patroli Malam Minggu

Persoalan itu menjadi perhatian karena Kecamatan Toribulu memiliki potensi lahan sawah dan sektor pertanian yang cukup luas. Namun, potensi tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal apabila infrastruktur pendukung pertanian masih mengalami kerusakan.

Zulkarnain berharap pemerintah kabupaten dapat melihat langsung kondisi jaringan irigasi tersebut, terutama di wilayah Desa Sienjo, Desa Toribulu dan Desa Toribulu Selatan.

Baca lainnya :  Orientasi RPJMD Digelar, Bupati Ingatkan Tanggung Jawab OPD

“Kami sangat berharap pimpinan daerah bisa datang langsung melihat kondisi irigasi yang ada di wilayah kami, khususnya yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat petani,” ujarnya.

Ia menilai peninjauan langsung diperlukan agar pemerintah dapat mengetahui kondisi infrastruktur di lapangan sekaligus menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

“Potensi pertanian kita sangat luas, tetapi infrastruktur irigasi ini perlu mendapat perhatian,” ujarnya.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *