Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Kesehatan

Dua Fasilitas Kesehatan Baru Diresmikan, Parigi Moutong Perluas Akses Pelayanan Masyarakat

×

Dua Fasilitas Kesehatan Baru Diresmikan, Parigi Moutong Perluas Akses Pelayanan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Darlin. (Foto : Aswadin/PusatWarta.id

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelontorkan anggaran Rp20,8 miliar untuk membangun gedung UPTD Puskesmas Torue dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.

Namun, operasional laboratorium masih menunggu pemenuhan peralatan yang ditargetkan tiba pada November 2026.

Kedua fasilitas kesehatan tersebut diresmikan pada Kamis (8/10/2026) sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Darlin, dalam laporanya menyampaikan pembangunan kedua fasilitas itu menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik melalui APBD dengan total anggaran Rp20.819.572.000.

“Pembangunan fasilitas kesehatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan investasi pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan,” ujar Darlin.

Baca lainnya :  Dinkes Parigi Moutong Perkuat Layanan Kesehatan Gratis dan Rujukan ke Makassar

Dari total anggaran tersebut, pembangunan Gedung UPTD Puskesmas Torue menyerap Rp7.618.852.000. Sementara itu, pembangunan Gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat menelan anggaran Rp13.200.720.000.

Kehadiran Puskesmas Torue diharapkan memperkuat pelayanan kesehatan dasar, termasuk upaya promotif dan preventif.

Adapun laboratorium kesehatan masyarakat disiapkan untuk meningkatkan kapasitas pemeriksaan serta menyediakan data kesehatan sebagai dasar perencanaan dan evaluasi program pemerintah.

Meski gedung laboratorium telah diresmikan, pemenuhan alat kesehatan masih berlangsung secara bertahap. Dinas Kesehatan menargetkan peralatan pendukung operasional tiba pada November 2026.

“Untuk mendukung operasional Laboratorium Kesehatan Masyarakat, pemenuhan alat kesehatan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan tiba pada November 2026. Kami berharap seluruh sarana dan prasarana dapat terpenuhi sehingga laboratorium bisa beroperasi sesuai standar,” jelas Darlin.

Baca lainnya :  Plt Direktur RSUD Anuntaloko Usul Layanan BPJS Kesehatan Kembali Dibuka di Rumah Sakit

Ketersediaan peralatan menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan laboratorium dapat menjalankan fungsi pemeriksaan dan mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan di tingkat kabupaten.

Selain pembangunan infrastruktur, Pemkab Parigi Moutong juga memperkuat Program Sehat Bersama untuk memperluas akses pelayanan kesehatan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, cakupan kepesertaan Universal Health Coverage (UHC) tercatat mencapai 100,19 persen, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 91,57 persen.

Pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran Rp960 juta untuk beasiswa delapan dokter spesialis guna mendukung peningkatan sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Sejumlah layanan lainnya turut dijalankan, di antaranya Simpati atau Puskesmas Siap Melayani Sepenuh Hati, Oto Mayat Gratis (Otomatis), pelayanan kesehatan mobile gratis, dan home care gratis.

Layanan Oto Mayat Gratis tercatat telah melayani 645 jenazah. Sementara itu, pelayanan kesehatan mobile dan home care gratis mencapai 123 layanan.

Baca lainnya :  Dokter Spesialis Anak Hadir di RSUD Buluye Napoae, Moutong Pelayanan Mulai Sabtu

Pemkab Parigi Moutong juga menyediakan rumah singgah gratis bagi pasien yang dirujuk ke Makassar. Fasilitas serupa direncanakan tersedia di Anutapura dan Palu untuk membantu pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan rujukan.

Di sisi lain, program Cek Kesehatan Gratis disebut telah mengantarkan Kabupaten Parigi Moutong meraih peringkat pertama di Provinsi Sulawesi Tengah.

Darlin berharap pembangunan fasilitas kesehatan dan penguatan berbagai program pelayanan tersebut dapat meningkatkan akses serta kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami berharap keberadaan fasilitas kesehatan ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas akses masyarakat, dan mendukung upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat Parigi Moutong yang lebih sehat,” tutupnya.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *