
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Parigi Moutong mulai menata kawasan Hutan Kota Parigi sebagai langkah awal menuju pengembangan destinasi wisata perkotaan yang direncanakan mulai dianggarkan pada 2027.
Penataan diawali dengan aksi bersih-bersih yang dilaksanakan Jumat (9/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung visi dan misi Bupati Parigi Moutong dalam pengembangan Hutan Kota.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Parigi Moutong, Nurniati, S.Hut., mengatakan pembersihan menjadi prioritas awal sebelum kawasan tersebut dikembangkan lebih lanjut.
Menurutnya, Hutan Kota Parigi direncanakan tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga menjadi ruang rekreasi masyarakat yang terintegrasi dengan kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Insyaallah ini akan kita jadikan wisata kota di sini. Kita bangun UMKM supaya masyarakat di luar sana kita masukkan ke sini. Wisatanya di sini, kita buat kafenya, kita sediakan untuk teman-teman yang camping,” ujar Nurniati saat ditemui di lokasi, Jumat (9/10/2026).
Ia menjelaskan, rencana pengembangan tersebut ditargetkan masuk dalam penganggaran mulai 2027. Namun, pelaksanaannya masih menunggu koordinasi dan persetujuan pimpinan.
Sementara itu, aksi pembersihan yang dilakukan saat ini merupakan inisiatif internal bidang tanpa dukungan anggaran khusus pemeliharaan.
Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 30 personel dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Nurniati berharap rencana pengembangan Hutan Kota Parigi dapat terealisasi sehingga kawasan tersebut menjadi ruang publik yang lebih tertata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar turut menjaga fasilitas yang telah tersedia, termasuk toilet dan aula, sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik dan tidak dibiarkan terbengkalai.
Selain Hutan Kota Parigi, DLH juga menjadwalkan kegiatan pembersihan di empat ruang terbuka hijau (RTH), yakni RTH Kelurahan Kampal, RTH Toraranga, RTH Masigi, dan Alun-alun.
“Kegiatan ini direncanakan berlangsung setiap Jumat sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan perkotaan,” ujarnya.
















