Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

KLH Siapkan Buyer Limbah Plastik, Parigi Moutong Dorong Sampah Bernilai Ekonomi

×

KLH Siapkan Buyer Limbah Plastik, Parigi Moutong Dorong Sampah Bernilai Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase bertemu tim pendamping dari KLH di ruang kerjanya, Senin (30/3/2026).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID– Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mendorong pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular dengan menghadirkan mitra pembeli (buyer) untuk limbah plastik.

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, dan Tim Pendamping KLH di ruang kerja bupati, Senin (30/03/2026).

Dalam pertemuan itu, KLH menyampaikan bahwa Parigi Moutong menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pendampingan khusus untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih terstruktur, efektif, dan berkelanjutan.

Salah satu langkah strategis yang ditawarkan yakni membantu pemerintah daerah mencarikan buyer untuk hasil pengolahan sampah plastik, sehingga limbah tidak hanya berkurang, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Baca lainnya :  Lokakarya RP3S, Parigi Moutong Perkuat Sinergi Penthahelix Tekan Stunting

Selain itu, pembahasan juga mencakup penguatan pengelolaan sampah anorganik, optimalisasi bank sampah, serta penataan zonasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) agar lebih efisien.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menegaskan bahwa pendekatan ekonomi dalam pengelolaan sampah harus didukung dengan inovasi dan keterlibatan masyarakat.

Ia mengungkapkan, saat ini telah muncul inisiatif dari generasi muda di wilayah Kotaraya yang mampu mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM).

Baca lainnya :  Pj Bupati Parigi Moutong Menerima Audensi KPP Pratama Palu

“Inovasi seperti ini perlu kita dukung karena tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga memberi nilai tambah,” ujarnya.

Tak hanya sampah anorganik, potensi pengelolaan sampah organik juga menjadi perhatian. Limbah kulit durian dinilai memiliki peluang besar untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi, mengingat terdapat sekitar 17 packing house durian di Parigi Moutong.

Sementara itu, aspek komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) juga ditekankan sebagai bagian penting dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat.

Baca lainnya :  Kades Torue Bantah Tudingan Penyalahgunaan Dana Desa, Tegaskan Siap Mundur Jika Terbukti

Dinas Komunikasi dan Informatika diharapkan berperan aktif dalam menyosialisasikan pengelolaan sampah, khususnya di lingkungan permukiman, pasar, dan perkantoran.

Pertemuan ini menjadi tahap awal dari proses pendampingan KLH, yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan di sejumlah titik pengelolaan sampah.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, kementerian, dan masyarakat, Parigi Moutong diharapkan mampu mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi.

Sumber: Diskominfo Kabupaten Parigi Moutong.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *