
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah dari Fraksi PKS, Apt. Muhammad Basuki, MH, yang akrab disapa Uky, melaksanakan reses masa persidangan tahun 2026 di Kelurahan Kampal dan Desa Sumbersari.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang penyerapan aspirasi, tetapi juga diwarnai dengan penyaluran bantuan langsung kepada masyarakat.
Dalam kunjungan di Kelurahan Kampal, Uky menerima sejumlah keluhan mendasar dari warga terkait persoalan kesejahteraan sosial dan infrastruktur.
Warga menyampaikan masih adanya rumah tidak layak huni, bahkan beberapa keluarga terpaksa menumpang di rumah kerabat.
Selain itu, banyaknya Lampu Jalan Umum (PJU) yang padam serta kebutuhan sarana bagi nelayan seperti perahu dan mesin turut menjadi perhatian utama.
Menanggapi kondisi tersebut, Uky langsung memberikan bantuan tunai kepada para lansia sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan.
Ia menegaskan, persoalan rumah layak huni dan perbaikan PJU akan menjadi prioritas untuk diperjuangkan di tingkat komisi.
“Bantuan tunai ini adalah bentuk kepedulian spontan untuk orang tua kita di Kampal. Terkait rumah layak huni dan PJU, ini akan menjadi catatan prioritas yang saya kawal di komisi agar segera mendapat penanganan dari dinas terkait,” ujar Uky.
Kegiatan reses kemudian berlanjut di Desa Sumbersari. Di lokasi ini, Uky menyerahkan bantuan 1.000 bibit cokelat sambung pucuk kepada kelompok tani sebagai upaya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
Selain sektor pertanian, perhatian terhadap generasi muda juga ditunjukkan melalui penyerahan satu set alat hadroh kepada kelompok pemuda Gunung Mulya.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang sebelumnya telah disampaikan.
Ia berharap bibit unggul yang diberikan dapat meningkatkan produktivitas petani, sementara alat hadroh menjadi sarana kegiatan positif bagi pemuda.
“Penyerahan bibit cokelat ini adalah realisasi dari aspirasi warga sebelumnya. Saya berharap bibit unggul ini dapat mendongkrak ekonomi petani di Sumbersari. Begitu juga dengan alat hadroh, semoga menjadi sarana kegiatan positif bagi generasi muda kita,” harapnya.
Di akhir kegiatan, pemerintah kelurahan dan desa setempat memberikan apresiasi atas langkah nyata yang dilakukan Uky.
Mereka menilai, reses yang dilaksanakan tidak hanya sebatas menyerap aspirasi, tetapi juga menghadirkan solusi langsung bagi kebutuhan masyarakat.
Sumber : Humas Setwan, Laporan Tim Pendamping.
















