Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

BPBD Parigi Moutong Salurkan Santunan Korban Bencana Non-Darurat di Dua Lokasi

×

BPBD Parigi Moutong Salurkan Santunan Korban Bencana Non-Darurat di Dua Lokasi

Sebarkan artikel ini
BPBD Kabupaten Parigi Moutong serahkan santunan bencana kepada keluarga korban di dua lokasi.

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi menyalurkan santunan bencana non-darurat kepada keluarga korban di dua lokasi berbeda, Kamis (30/4/2026).

Santunan diberikan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat pohon tumbang di Desa Boyantongo, Kecamatan Parigi Selatan, serta kepada korban luka akibat kecelakaan laut di Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi.

Pemberian bantuan tersebut mengacu pada ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, yang menegaskan pentingnya tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk pemberian bantuan kepada korban.

Baca lainnya :  Satgas KLB Malaria Parigi Moutong Gencarkan Sosialisasi, Kasus Baru Capai 183

Selain itu, juga merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 yang mengatur tahapan pascabencana seperti pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.

Peristiwa pohon tumbang terjadi di Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 12.40 WITA.

Insiden tersebut menimpa seorang pengendara sepeda motor yang melintas hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Baca lainnya :  Usai Raih Eliminasi, Parigi Moutong Kembali Darurat Malaria

Sementara itu, kecelakaan laut dialami dua nelayan, Gilang (21) dan Agil (19), warga Kelurahan Bantaya.
Mereka mengalami musibah di perairan Teluk Tomini akibat cuaca ekstrem pada 10 Maret 2026.

Perahu katinting yang digunakan dilaporkan pecah setelah dihantam ombak besar di tengah laut.

Baca lainnya :  Wabup Tinjau Pembangunan SPAM dan Puskesmas di Kecamatan Torue

Keduanya berhasil selamat setelah bertahan dengan mengapung menggunakan gabus hingga akhirnya ditemukan oleh nelayan yang melintas.

Namun, Agil mengalami luka pada bagian kaki yang diduga akibat gigitan ikan dan telah mendapatkan penanganan medis.

Pemberian santunan ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung proses pemulihan sosial masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus membantu meringankan beban keluarga korban.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *