Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Pemdes Posona Tegas Tolak Tambang Emas, Fokus Kembangkan Perkebunan Durian

×

Pemdes Posona Tegas Tolak Tambang Emas, Fokus Kembangkan Perkebunan Durian

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Posona, Darmawan saat menyampaikan sambutanya pada sosialisasi sektor perkebunan di Desanya, Sabtu (16/5/2026). Foto – Aswadin/PusatWarta.id

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Pemerintah Desa Posona, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, menegaskan penolakan terhadap aktivitas pertambangan emas di wilayahnya dan memilih fokus mendorong pengembangan sektor pertanian serta perkebunan durian.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Desa Posona, Darmawan saat kegiatan sosialisasi sektor perkebunan yang digelar PT Agro Karya Anugrah di halaman Madrasah Ibtidaiyah Swasta Alkhairaat (MIS) Posona, Sabtu (16/5/2026).

Baca lainnya :  Direktur Kedaruratan dan Logistik BNPB dan Anggota Komisi VIII DPR RI Kunjungi Lokasi Banjir Palasa

Darmawan menyampaikan dukungan terhadap program pengembangan perkebunan durian yang dinilai mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

“Kegiatan sosialisasi ini sangat penting agar masyarakat mengetahui secara jelas terkait sektor perkebunan durian yang akan dilaksanakan oleh PT Agro Karya Anugrah,” kata Darmawan

Pemerintah desa berharap adanya kerja sama yang baik antara perusahaan dan masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat bersama.

Baca lainnya :  Pemkab Parigi Moutong Tekankan Penanganan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran dan Terintegrasi

Namun di sisi lain, ia menegaskan sikap pemerintah desa dan masyarakat yang menolak aktivitas pertambangan emas di wilayah Desa Posona.

“Untuk pertambangan emas kami sebagai kepala desa dan masyarakat Posona menolak keras hadirnya tambang emas di wilayah kami sebab Desa Posona adalah wilayah pertanian dan perkebunan,” tegasnya.

Baca lainnya :  Tegaskan Identitas Lokal, Durian Parigi Moutong Diusulkan Bukan Lagi Monthong

Example 728x90
Penulis: WadEditor: Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *