
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mendorong penguatan budaya literasi sejak usia dini melalui Lomba Bertutur Tingkat Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan sederajat Tahun 2026.
Kegiatan tersebut resmi dibuka Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Parigi Moutong, Yusnaeni, mewakili Bupati Parigi Moutong, di Parigi, Selasa (11/8/2026).
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakannya, Yusnaeni mengatakan lomba bertutur bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun generasi yang cerdas, berkarakter dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata dalam mendukung penguatan budaya literasi di kalangan peserta didik, sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya.
Menurutnya, kemampuan bertutur dapat melatih keberanian anak tampil di depan umum sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif dan imajinatif.
Lebih dari itu, cerita yang disampaikan peserta diharapkan mampu menanamkan nilai moral, budaya dan karakter, seperti sikap santun, jujur, disiplin serta bertanggung jawab.
Pemkab Parimo juga menilai penguatan literasi semakin penting di tengah derasnya arus digitalisasi. Anak-anak tidak cukup hanya menjadi konsumen informasi, tetapi perlu dibekali kemampuan menyaring informasi dan menyampaikan gagasan secara baik.
“Budaya membaca dan bertutur tidak hanya perlu terus ditumbuhkan agar anak-anak tidak hanya menjadi penikmat informasi, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan, menginspirasi orang lain, serta menjadi generasi yang cerdas dalam berpikir, bijak dalam bersikap, dan percaya diri dalam berkarya,” katanya.
Yusnaeni juga menegaskan, gerakan literasi harus dibangun secara bersama-sama melalui sekolah, keluarga dan masyarakat. Perpustakaan, kata dia, perlu dikembangkan sebagai ruang belajar yang menyenangkan dan inspiratif bagi anak.
Kepada para peserta, Bupati berpesan agar tampil percaya diri, jujur dan sportif. Pengalaman mengikuti lomba dinilai lebih penting daripada sekadar mengejar kemenangan.
“Kalian adalah generasi penerus Kabupaten Parigi Moutong. Tampilkan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri, jujur, sportif, dan tetap rendah hati,” pesan Bupati.
Pemkab Parimo berharap kegiatan tersebut melahirkan generasi yang gemar membaca, terampil berkomunikasi dan memiliki karakter kuat sebagai bekal menjadi pemimpin masa depan.
Penguatan literasi ini juga disebut sejalan dengan visi pembangunan daerah “Parigi Moutong Maju, Mandiri, Berkelanjutan melalui Gerbang Desa”, khususnya Gerbang Cerdas Bersama yang menempatkan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan daerah.
















