
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Waktu pemutakhiran data pendidikan yang semakin terbatas membuat TK Negeri 1 Parigi mempercepat penyelesaian administrasi delapan peserta didik yang mengalami kendala pada sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Kedelapan peserta didik tersebut belum dapat diproses dalam pendataan sekolah karena sistem menunjukkan data mereka telah tercatat pada satuan pendidikan atau kelompok bermain (KB) lain.
Kepala TK Negeri 1 Parigi, A. Olivia Rishanty, mengatakan persoalan itu diketahui saat sekolah melakukan input data peserta didik ke dalam sistem Dapodik.
“Persoalan itu diketahui ketika pihak sekolah melakukan proses input data peserta didik. Saat diinput, sistem menunjukkan bahwa data beberapa anak telah tercatat pada satuan pendidikan lain,” kata Olivia kepada awak media di Parigi, Rabu (12/8/2026).
Menurut Olivia, kondisi tersebut membuat sekolah harus terlebih dahulu memastikan status data peserta didik pada satuan pendidikan sebelumnya sebelum proses pendataan di TK Negeri 1 Parigi dapat dilanjutkan.
Sekolah kemudian mengumpulkan orang tua peserta didik untuk menelusuri penyebab munculnya data ganda tersebut.
Dari hasil komunikasi dengan orang tua, sebagian diketahui pernah mendaftarkan anaknya di sekolah atau kelompok bermain lain. Namun, ada pula orang tua yang mengaku tidak pernah mendaftarkan anaknya pada satuan pendidikan yang muncul dalam sistem.
Olivia mengatakan pihak sekolah memilih penyelesaian secara administratif dan komunikasi antar-satuan pendidikan agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut.
Orang tua diminta berkoordinasi dengan sekolah tempat data anak sebelumnya tercatat untuk memastikan proses pengeluaran data dari Dapodik dapat dilakukan. Jika diperlukan, proses tersebut dilengkapi dengan surat mutasi.
“Jadi, hasil pertemuan tadi, kami berkoordinasi dengan orang tua agar persoalan ini diselesaikan melalui komunikasi yang baik dengan pihak sekolah tempat nama anaknya terdaftar,” ujarnya.
Menurut Olivia, percepatan penyelesaian penting dilakukan karena data Dapodik tidak hanya berkaitan dengan administrasi sekolah, tetapi juga menyangkut identitas peserta didik melalui Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
NISN menjadi bagian dari identitas dan riwayat pendidikan peserta didik yang akan digunakan dalam perjalanan pendidikan pada jenjang berikutnya.
Karena itu, sekolah meminta orang tua segera menyelesaikan persoalan tersebut mengingat batas waktu pemutakhiran Dapodik secara nasional dijadwalkan pada akhir Agustus.
“Secara nasional, pengisian Dapodik akan ditutup pada akhir Agustus. Sehingga tadi saya sudah menyampaikan kepada orang tua murid agar segera menyelesaikannya, karena ini menyangkut proses pendidikan anak selanjutnya,” pungkas Olivia.
















