Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Ngaben Massal di Mepanga, Erwin: Gotong Royong Jadi Modal Pembangunan Parigi Moutong

×

Ngaben Massal di Mepanga, Erwin: Gotong Royong Jadi Modal Pembangunan Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase saat menghadiri Ngaben Massal di Desa Kotaraya Timur, Kecamatan Mepanga, Sabtu (29/8/2026). Foto : Aldi Prokopim Setda Parigi Moutong.

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Erwin Burase, menilai semangat gotong royong dan kebersamaan yang terlihat dalam pelaksanaan ngaben massal menjadi modal penting dalam membangun daerah.

Hal itu disampaikan Erwin saat menghadiri ngaben massal yang digelar Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Parigi Moutong di Desa Kotaraya Timur, Kecamatan Mepanga, Sabtu (29/8/2026).

Menurut Erwin, ngaben massal tidak hanya memiliki makna sebagai bagian dari ritual keagamaan umat Hindu, tetapi juga memperlihatkan kuatnya nilai sosial yang hidup di tengah masyarakat.

Semangat saling membantu, kekeluargaan, kepedulian dan menyama braya, kata dia, menjadi gambaran nyata bagaimana masyarakat membangun kebersamaan dalam menghadapi kebutuhan bersama.

Baca lainnya :  Forum Lintas OPD 2026, Pemkab Parimo Matangkan RKPD 2027 dengan Tiga Isu Prioritas

“Melalui ngaben bersama ini, kita dapat melihat suasana pada pagi hari ini penuh dengan rasa kekeluargaan, saling membantu, bergotong royong dan meringankan beban satu sama lain,” ujar Erwin.

Ia berharap nilai-nilai tersebut terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Erwin menilai kebersamaan yang tumbuh dalam kegiatan keagamaan juga memiliki kontribusi terhadap kehidupan sosial, kerukunan antarumat beragama dan keharmonisan masyarakat.

“Hal ini merupakan modal yang sangat penting bagi pembangunan Kabupaten Parigi Moutong,” tegasnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada krama adat, pemangku, tokoh agama, tokoh masyarakat dan panitia yang telah bersama-sama menyukseskan pelaksanaan ngaben massal.

Baca lainnya :  BI dan TNI AL Kembali Gelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Sulteng

Pemerintah daerah, lanjut Erwin, akan terus hadir dalam berbagai kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Semoga kegiatan ngaben massal ini berjalan dengan lancar, tertib, aman, dan penuh dengan rasa kebersamaan. Saya berharap seluruh rangakian upacara mendapat tuntunan dan anugerah dari Sang Hiyang Widhi Wasa,” ucapnya.

Di hadapan masyarakat, Erwin juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di Kabupaten Parigi Moutong.

Pemkab Parigi Moutong sebelumnya telah menetapkan status siaga bencana sebagai langkah antisipasi terhadap potensi musim kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Nino berdasarkan prediksi BMKG.

Baca lainnya :  Polres Parigi Moutong Gagalkan Peredaran Sabu 48,54 Gram Jaringan Lintas Kabupaten

Namun, kondisi di lapangan menunjukkan sejumlah wilayah justru menghadapi bencana banjir dan longsor.

Erwin menyebut banjir bandang di Desa Avolua berdampak terhadap hampir 50 kepala keluarga dan menyebabkan sekitar 20 rumah mengalami kerusakan berat. Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tenda maupun rumah keluarga.

Sementara di Kecamatan Kasimbar, banjir dan longsor sempat menyebabkan kemacetan hingga pagi hari karena penanganan belum sepenuhnya tertangani.

Erwin mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kepedulian terhadap sesama dalam menghadapi kondisi tersebut.

“Mari kita hadapi setiap musibah dengan hati yang lapang dan tetap tabah,” ujarnya.

Example 728x90
Penulis: WadEditor: Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *