
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Polsek Parigi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama aktivitas pembakaran terbuka, menyusul kebakaran lahan kosong di Dusun I, Desa Lebo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (9/9/2026).
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.00 Wita tersebut menghanguskan lahan kosong berukuran sekitar 30 x 50 meter persegi di kawasan pesisir, tepat di samping Pos TNI AL Parigi, di Desa Lebo.
Api sempat membesar dan merambat akibat kondisi rumput yang kering serta hembusan angin kencang. Personel Pos TNI AL Parigi di Desa Lebo bersama masyarakat sempat melakukan pemadaman awal sebelum petugas Pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Sekitar pukul 13.20 Wita, personel Polsek Parigi dipimpin Ka SPKT I/A Aipda Muhammad Amriyadi bersama dua unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Parigi Moutong tiba dan langsung melakukan pemadaman.
Upaya tersebut berhasil mengendalikan api hingga seluruhnya padam sekitar pukul 13.40 Wita. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiel dalam kejadian tersebut.
Kapolsek Parigi Iptu Jusman Bakri, S.H., M.H., meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah atau pembersihan lahan dengan cara membakar secara terbuka, khususnya saat kondisi lahan kering dan angin kencang.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun pembersihan lahan dengan cara dibakar secara terbuka. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan merembet ke wilayah lain,” tegas IPTU Jusman Bakri.
Menurutnya, pencegahan kebakaran membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kepolisian terus berkoordinasi dengan Damkar, BPBD, pemerintah desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk mempercepat penanganan apabila ditemukan titik api.
Sementara itu, Unit Reskrim Polsek Parigi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber dan penyebab kebakaran, termasuk kemungkinan adanya aktivitas pembakaran terbuka.
Polsek Parigi juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Pencegahan sejak dini jauh lebih baik daripada menunggu api membesar dan mengancam keselamatan maupun lingkungan,” ujarnya.
















