
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyiapkan KKN Tematik Pertanahan untuk memperkuat data bidang tanah yang penting bagi penataan wilayah, percepatan sertifikasi hingga pengamanan aset pemerintah daerah.
Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, meminta pelaksanaan program tersebut disiapkan secara terukur dan segera ditindaklanjuti.
Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Program KKN Tematik Pertanahan di Ruang Rapat Sekda, Rabu (9/9/2026).
“Setiap program diharapkan memiliki tahapan pelaksanaan yang dapat dipantau sehingga percepatan program dapat dilakukan secara terukur,” tegas Zulfinasran.
Ia menilai penguatan data pertanahan melalui pemetaan, pendataan dan pengukuran di lapangan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program.
“Data yang dihasilkan diharapkan dapat mendukung penataan wilayah, mempercepat pendaftaran dan sertifikasi tanah, serta memperkuat pengamanan aset tanah milik Pemerintah Daerah,” ujarnya.
Zulfinasran juga menekankan pentingnya sinkronisasi dan rekonsiliasi data antarperangkat daerah agar data pertanahan dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Koordinasi dan sinkronisasi data antarperangkat daerah dinilai penting agar data pertanahan yang dimiliki dapat direkonsiliasi dan dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung pelaksanaan program,” ujarnya.
Pelaksanaan KKN Tematik Pertanahan akan melibatkan perguruan tinggi. Mahasiswa diharapkan dapat mendukung kegiatan pemetaan, pengukuran dan pengumpulan data pertanahan di lapangan.
Dalam rakor tersebut turut dibahas kesiapan kerja sama dengan perguruan tinggi, termasuk penyelesaian Memorandum of Understanding (MoU), Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta penentuan lokasi kegiatan.
KKN Tematik Pertanahan merupakan satu dari sembilan program strategis kerja sama Pemkab Parigi Moutong, KPK RI dan Kementerian ATR/BPN dalam rangka transformasi pelayanan pertanahan dan tata ruang.
Delapan program lainnya meliputi integrasi LP2B/KP2B dengan rencana tata ruang, optimalisasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), konsolidasi tanah, percepatan pendaftaran tanah, integrasi NIB-NOP, pengembangan dan pemampatan nilai Zona Nilai Tanah, percepatan RDTR terintegrasi OSS serta integrasi layanan pertanahan dengan Mal Pelayanan Publik.
Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Pemkab Parigi Moutong mendorong agar program pertanahan dan tata ruang berjalan terpadu, terukur serta mendukung peningkatan pelayanan publik, pengamanan aset daerah dan optimalisasi pendapatan daerah.
















