Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Maulid Nabi, Bupati Parimo Minta Satpol PP dan Damkar Utamakan Pendekatan Humanis

×

Maulid Nabi, Bupati Parimo Minta Satpol PP dan Damkar Utamakan Pendekatan Humanis

Sebarkan artikel ini
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Parigi Moutong, Adrudin Nur menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW yang di gelar Satpol PP, Rabu (16/9/2026). Foto : Aswadin/PusatWarta.id

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID— Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, meminta jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Parigi Moutong, Adrudin Nur, saat membacakan sambutan Bupati pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah di Musala Satpol PP dan Damkar, Rabu (16/9/2026).

Baca lainnya :  Pemkab Parigi Moutong Ajak Masyarakat Terlibat Aktif dalam Penyusunan RPJMD 2025–2029

Erwin menekankan, nilai keteladanan Rasulullah SAW harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas aparatur, terutama melalui integritas, kedisiplinan, kepedulian dan tanggung jawab.

“Kepada jajaran Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, saya meminta agar terus meningkatkan dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas,” ujar Adrudin saat membacakan sambutan Bupati

Ia mengatakan, Satpol PP dan Damkar lebih mengutamakan pendekatan humanis, profesional, dan akuntabel dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat.

Baca lainnya :  Pemkab Parigi Moutong Salurkan 3,8 Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir di Sausu

Pihaknya juga mengingatkan jajaran Satpol PP dan Damkar untuk menghindari tindakan yang dapat mencoreng citra aparatur maupun Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

“Hindari tindakan yang dapat merusak citra aparatur dan pemerintah,” tegasnya.

Selain menyoroti pelayanan aparatur, Erwin turut menyinggung pemusnahan barang bukti minuman beralkohol yang dilaksanakan pada hari yang sama.

Baca lainnya :  Tiga Bos PETI Diduga Kebal Hukum, Tambang Emas Ilegal Masih Marak di Parigi Moutong

Menurutnya, pemusnahan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah bersama stakeholder terkait dalam memberantas peredaran minuman beralkohol ilegal dan meminimalisasi potensi gangguan keamanan.

Ia menambahkan, peringatan Maulid Nabi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat keimanan, akhlak dan profesionalisme aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *