Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Kabupaten Parigi Moutong Catat 10 Kematian Ibu dan 70 Bayi

×

Kabupaten Parigi Moutong Catat 10 Kematian Ibu dan 70 Bayi

Sebarkan artikel ini
Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong menggelar rapat bersama yayasan IPAS Indonesia, Kamis (1/10/2026).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama Yayasan IPAS Indonesia menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) periode 2027–2031 untuk menekan angka kematian ibu dan anak.

Penyusunan RAD tersebut dibahas dalam pertemuan di Bappelitbangda Parigi Moutong, Kamis (1/10/2026).

Data 2025 mencatat 10 kasus kematian ibu dan 70 kasus kematian bayi baru lahir di Parigi Moutong.

Baca lainnya :  Gubernur Sulteng Buka FTT 2025, Fokus Kembangkan Konektivitas Pariwisata dan UMKM

Eklamsia menjadi penyebab utama kematian ibu, sedangkan gangguan respirasi dan kardiovaskular mendominasi penyebab kematian anak.

Kondisi tersebut diperberat dengan angka perkawinan anak yang mencapai 13,49 persen pada 2024 dan cakupan pemeriksaan kehamilan ANC enam kali yang baru 44,25 persen.

Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan, mengatakan RAD KIA harus bersifat aplikatif dan memiliki indikator yang jelas sehingga dapat langsung dilaksanakan oleh perangkat daerah.

Baca lainnya :  Pemdes Tovalo Gelar Syukuran Pascapanen, Ungkap Kendala Petani

“Dalam RAD nantinya, tidak lagi bersifat umum, jadi harus aplikatif dan siap dilaksanakan. Indikatornya harus jelas,” ujar Irwan.

Pemkab bersama IPAS Indonesia juga akan mengintegrasikan program prioritas KIA ke dalam perencanaan dan penganggaran APBD 2027.

Irwan menambahkan, untuk mendukung pelaksanaannya, pihaknya telah membentuk Tim Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Anak (TP2AKIA).

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *