Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Anak Tidak Sekolah di Parigi Moutong Turun 10 Persen

×

Anak Tidak Sekolah di Parigi Moutong Turun 10 Persen

Sebarkan artikel ini
Puluhan murid Mts dan SD di Parigi saat mengikuti kampanye Gerakan Bersama Kembali Anak ke Sekolah, di halaman Kantor Bupati, Selasa, (20/10/2026). Foto : Aswadin/PusatWarta.id

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mencatat penurunan jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) dari 13.228 anak pada awal 2026 menjadi 11.892 anak per September 2026.

Penurunan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengembalikan anak ke bangku sekolah.

Hal itu disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Sunarti, saat kampanye Gerakan Bersama Kembali Anak ke Sekolah di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Selasa (20/10/2026).

Baca lainnya :  Program Genting Diharapkan Bisa Menekan Penurunan Angka Stunting di Parimo

“Berdasarkan data awal tahun 2026, angka ATS di Parigi Moutong tercatat sebanyak 13.228 anak. Setelah dilakukan verifikasi, validasi, dan pemutakhiran data per September 2026, angka tersebut berhasil ditekan menjadi 11.892 anak, atau turun sekitar 10 persen,” ujar Sunarti.

Ia menjelaskan, penanganan ATS membutuhkan keterlibatan lintas sektor, mulai dari pemerintah, masyarakat hingga dunia usaha.

Baca lainnya :  Retreat di IPDN, Wabup Parigi Moutong Dukung Sinergi Program Pusat dan Daerah

Untuk mendukung upaya tersebut, Pemkab Parigi Moutong telah membentuk Tim Koordinasi Pencegahan dan Penanganan ATS Tahun 2026 di bawah kepemimpinan Sekretaris Daerah.

Meski jumlah ATS mengalami penurunan, sebanyak 6.924 anak atau 58,2 persen dari total ATS masih terkonsentrasi di lima kecamatan, yakni Tinombo Selatan, Sidoan, Tinombo, Palasa, dan Tomini.

Verifikasi lapangan terus dilakukan untuk memastikan data dan kondisi anak yang belum bersekolah. Kegiatan tersebut diawali di Kecamatan Tomini pada 16–18 Oktober 2026 dan akan dilanjutkan ke empat kecamatan lainnya.

Baca lainnya :  Kolaborasi IGI, Epson, dan Pemda Parimo Dorong Transformasi Digital Guru Lewat Seminar Koding dan AI

Sunarti juga menyampaikan bahwa Kabupaten Parigi Moutong menerima penghargaan pada ajang Anugerah Pendidikan Bage Nggabelo 2026 yang diselenggarakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tengah pada September lalu.

“Penghargaan tersebut diberikan atas persentase pengembalian anak tidak sekolah ke sekolah pada periode 2025–2026,” ujarnya.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *