Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Pemkab Parimo Salurkan 6 Ton Beras untuk Warga Terdampak Kekeringan di Tinombo

×

Pemkab Parimo Salurkan 6 Ton Beras untuk Warga Terdampak Kekeringan di Tinombo

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase menyerahkan bantuan beras kepada warga di Kecamatan Tinombo yang dilanda kekeringan.

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyalurkan bantuan pangan kepada 600 kepala keluarga (KK) di empat desa wilayah pegunungan Kecamatan Tinombo yang terdampak musim kemarau berkepanjangan.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, Jumat (6/11/2026), sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan, kesulitan air bersih, hingga gagal panen.

Total bantuan yang disiapkan untuk empat desa tersebut mencapai enam ton beras, disertai gula dan minyak goreng.

Rinciannya, Desa Ogoalas sebanyak 173 KK dengan alokasi 1.730 kilogram beras, Desa Patingke 150 KK sebanyak 1.500 kilogram, Desa Taipaobal 127 KK sebanyak 1.270 kilogram, dan Desa Lombok Barat 150 KK sebanyak 1.500 kilogram.

Baca lainnya :  Pemkab Parigi Moutong–Kejari Gelar GPM, Warga Antusias Berbelanja

Pada tahap penyaluran Jumat, bantuan telah diserahkan kepada 114 KK di Desa Patingke berupa 1.140 kilogram beras serta 114 paket gula dan minyak goreng.

Sementara di Desa Ogoalas, bantuan diberikan kepada 130 KK berupa 1.300 kilogram beras dan 130 paket gula serta minyak goreng.

Selain bantuan pangan, Pemkab Parigi Moutong melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga menyalurkan santunan kepada delapan kepala keluarga korban kebakaran rumah di Dusun Tompeng, Desa Ogoalas.

Baca lainnya :  Jelang MTQ Ke-18, Kasimbar Matangkan Persiapan Hampir 100 Persen

Santunan tersebut berupa uang tunai sebesar Rp108.128.100 serta 21 gulung selang air untuk mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di wilayah setempat.

Bupati Erwin Burase mengatakan, penyaluran bantuan merupakan bentuk perhatian dan kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana.

Menurutnya, musim kemarau berkepanjangan telah menimbulkan sejumlah persoalan, mulai dari kekeringan, keterbatasan air bersih, gagal panen, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Atas kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menetapkan status tanggap darurat bencana kekeringan dan Karhutla guna mempercepat penanganan secara terkoordinasi dengan BPBD, Dinas Ketahanan Pangan, TNI/Polri, serta unsur relawan.

Baca lainnya :  Tagana Parimo Salurkan Bantuan Kemensos dan Bangun Jembatan Darurat di Lokasi Banjir Palasa

“Jumlahnya mungkin tidak seberapa, namun ini adalah wujud perhatian tulus pemerintah daerah. Mohon bantuan ini diterima dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Erwin.

Ia juga meminta BPBD, Dinas Ketahanan Pangan, camat, dan kepala desa memastikan penyaluran bantuan berlangsung transparan serta tepat sasaran.

Erwin berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan maupun kebakaran di wilayah Kecamatan Tinombo.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *