
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Pengurus Daerah Himpunan Pemuda Alkhairaat (PD-HPA) Kabupaten Parigi Moutong menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) I sebagai bagian dari upaya memperkuat kaderisasi organisasi menuju satu abad Alkhairaat.
Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi Meneguhkan Hikmat Menuju 1 Abad Alkhairaat” tersebut dibuka pada Jumat (6/11/2026), di Pantai Rakata Beach, Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah.
Ketua PD-HPA Kabupaten Parigi Moutong, Mohammad Zainuddin Marzuki, mengatakan peserta LDK I berasal dari kalangan abnaul Alkhairaat yang mewakili 12 dari 23 kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong.
Menurutnya, HPA merupakan organisasi pengkaderan sehingga proses pembinaan harus terus berjalan, terlepas dari siapa pun yang menjabat sebagai pengurus.
“HPA ini merupakan organisasi pengkaderan yang harus terus dilanjutkan oleh siapa pun yang menjadi pengurusnya,” ujar Zainuddin saat pembukaan kegiatan.
Ia menjelaskan, pada 2027 mendatang, kepengurusan HPA di tingkat kecamatan yang telah terbentuk juga diwajibkan melaksanakan kegiatan pengkaderan.
Zainuddin menilai, kaderisasi menjadi salah satu langkah untuk membentengi generasi muda dari masuknya paham radikalisme, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Ia juga menyebut momentum LDK I sebagai langkah strategis untuk mempertemukan kembali para abnaul Alkhairaat sekaligus menyatukan persepsi dalam mendorong kemajuan organisasi.
“Pengkaderan ini merupakan langkah baik bagi kita semua untuk kembali bersatu membangun Alkhairaat sebagaimana yang telah dilakukan oleh Habib Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah HPA Parigi Moutong, Syaifuddin S. Lukman, mengajak seluruh peserta agar tidak ragu mengambil bagian dalam membesarkan Alkhairaat.
Ia mengatakan, Alkhairaat telah berdiri jauh sebelum Indonesia merdeka. Perjuangan Guru Tua dalam mendirikan Madrasah Diniyah menjadi salah satu fondasi awal pendidikan dan pengembangan ajaran Islam melalui lembaga tersebut.
Menurutnya, jaringan Alkhairaat kini telah berkembang di kawasan Indonesia Timur dan tersebar di sekitar 13 provinsi.
Syaifuddin berharap para peserta LDK I dapat menjadi penggerak kaderisasi di wilayah masing-masing, termasuk mengajak abnaul Alkhairaat lainnya untuk membentuk kepengurusan HPA di tingkat kecamatan.
Ia juga mengingatkan bahwa menjelang satu abad Alkhairaat, berbagai agenda telah disiapkan oleh pengurus pusat. Karena itu, kader HPA diharapkan dapat mengambil bagian dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan.
“Menuju satu abad Alkhairaat, banyak agenda yang akan dilaksanakan oleh pengurus pusat. Olehnya, setiap ada kegiatan, siapa pun yang berkesempatan dapat mengikuti kegiatan tersebut,” pungkasnya.
















