
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menyerahkan bantuan bibit kakao dan insentif biaya tanam sebesar Rp1,3 juta per hektare kepada petani dalam rangka mendukung program hilirisasi perkebunan dan peremajaan kakao tahun 2026.
Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di kediaman Bupati, Desa Mepanga, Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.
Dalam kesempatan tersebut, Erwin mengungkapkan bahwa Kabupaten Parigi Moutong memperoleh tambahan alokasi pengembangan kakao seluas 2.500 hektare dari Kementerian Pertanian.
Dengan tambahan tersebut, total alokasi pengembangan kakao meningkat dari 6.550 hektare menjadi 9.050 hektare.
“Alhamdulillah, melalui komunikasi dan upaya yang kami lakukan dengan Kementerian Pertanian, dari alokasi awal 6.550 hektare kakao, kita mendapatkan tambahan 2.500 hektare sehingga totalnya menjadi 9.050 hektare,” ungkap Erwin.
Menurutnya, tambahan alokasi tersebut merupakan hasil kesiapan pemerintah daerah dalam menyiapkan data, melakukan koordinasi, serta meyakinkan pemerintah pusat terkait kesiapan Parigi Moutong dalam menerima dan memanfaatkan bantuan.
Selain bibit kakao, petani juga memperoleh insentif biaya tanam sebesar Rp1.300.000 per hektare. Bantuan tersebut diperuntukkan membantu pembiayaan tenaga kerja dalam proses penanaman sekaligus mendukung percepatan peremajaan tanaman kakao.
Erwin menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP), serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, BRMP, serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program ini,” ujarnya.
Penyerahan bantuan juga dirangkaikan dengan penyaluran benih jagung dan tujuh unit mesin pompa air melalui Dinas Pertanian.
Sementara itu, melalui Dinas Ketahanan Pangan, pemerintah daerah menyalurkan sembilan unit mesin semprot elektrik dan bantuan sembako bagi masyarakat di sejumlah wilayah, meliputi Kecamatan Mepanga, Kayu Agung, Ogotion, Ongka Malino, serta Desa Tomini.
Erwin berharap berbagai bantuan tersebut dapat mendukung pengembangan sektor pertanian dan perkebunan, meningkatkan produktivitas petani, serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
















