Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Bupati Kukuhkan KSB Torue, Warga Diminta Jadi Garda Terdepan Hadapi Bencana

×

Bupati Kukuhkan KSB Torue, Warga Diminta Jadi Garda Terdepan Hadapi Bencana

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase saat mengukuhkan puluhan anggota KSB Kecamatan Torue, Sabtu (22/8/2026). Foto : Aswadin/PusatWarta.id

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase mengukuhkan pengurus Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Torue di Lapangan Kantor Camat Torue, Sabtu (22/8/2026).

Pengukuhan tersebut dirangkaikan dengan penutupan simulasi dan uji Standar Operasional Prosedur (SOP) penanggulangan bencana sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana.

Erwin menegaskan, penanggulangan bencana tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.

Baca lainnya :  KONI Parimo Gelar Rapat Koordinasi Cabor Jelang PORKAB dan Porprov

“Masyarakat harus menjadi bagian penting dalam mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana,” tegas Erwin.

Menurutnya, Parigi Moutong memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, mulai dari bencana hidrometeorologi, gempa bumi, banjir hingga tanah longsor.

Oleh karena itu, keberadaan KSB Torue diharapkan mampu menjadi kekuatan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, khususnya melalui penyebaran informasi peringatan dini, edukasi mitigasi serta pendampingan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia dan penyandang disabilitas.

Baca lainnya :  Bank Sulteng Parimo Siapkan Rp50 Miliar Jelang Lebaran, Layanan Penukaran Uang Diatur BI

Erwin juga mengapresiasi dukungan Kementerian Sosial dan DPRD Parigi Moutong dalam memperkuat program kebencanaan di daerah.

Sementara terkait uji SOP, ia meminta seluruh pihak tidak menjadikannya sekadar formalitas administratif.

Perangkat daerah, TNI/Polri dan relawan harus mampu menerapkan prosedur penanganan bencana secara cepat, tepat dan terkoordinasi.

Baca lainnya :  BPBD Parigi Moutong Catat 20 Kejadian Karhutla, Satu Lokasi Terbakar Hingga Tiga Kali

“Kesiapsiagaan harus dibangun sebelum bencana datang. Kita tidak boleh menunggu bencana terjadi baru bergerak,” ujarnya.

Erwin berharap pengukuhan KSB Torue menjadi momentum membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

“Sehingga warga memiliki kemampuan untuk melakukan tindakan cepat dan tepat ketika bencana terjadi,” pungkasnya.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *