Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Pemkab Parigi Moutong Pertajam 21 Kelompok Prioritas di Kawasan Transmigrasi Bahari

×

Pemkab Parigi Moutong Pertajam 21 Kelompok Prioritas di Kawasan Transmigrasi Bahari

Sebarkan artikel ini
Pemkab Parigi Moutong mengikuti rapat lanjutan profiling kelompok masyarakat bersama Kementerian Transmigrasi secara daring, Rabu (26/8/2026).

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mempertajam pemetaan kelompok masyarakat yang akan menjadi sasaran pengembangan di kawasan transmigrasi Bahari Raya.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat lanjutan profiling kelompok masyarakat bersama Kementerian Transmigrasi secara daring, Rabu (26/8/2026).

Pemkab Parigi Moutong sebelumnya mengusulkan 21 kelompok masyarakat dengan sejumlah komoditas, di antaranya durian dan pakan ternak.

Kementerian Transmigrasi meminta pemerintah daerah menentukan kelompok yang benar-benar menjadi prioritas berdasarkan potensi dan kebutuhan di lapangan.

“Profiling ini penting untuk memastikan intervensi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing kelompok. Tidak semua persoalan dapat diselesaikan melalui pelatihan,” ujar perwakilan Kementerian Transmigrasi.

Baca lainnya :  Bupati Parigi Moutong Perkuat Silaturahmi di Halal Bi Halal Ogotumubu

Asisten II Setda Parigi Moutong, Aswini Dimple, mengatakan pemerintah daerah siap melakukan penajaman data sekaligus memperkuat sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD).

“Kami siap melakukan penajaman data dan menentukan kelompok yang menjadi prioritas, sekaligus memperkuat sinergi antar-OPD dalam mendukung pengembangan potensi masyarakat di kawasan transmigrasi Bahari,” kata Aswini.

Salah satu potensi yang mendapat perhatian adalah hilirisasi kelapa. Ketersediaan bahan baku yang cukup besar dinilai membuka peluang pengembangan minyak kelapa maupun produk turunannya.

Baca lainnya :  Cegah Stunting, Kasimbar Latih Kader DASHAT dan Bagikan Keranjang Gizi

Selain kelapa, komoditas durian juga menjadi perhatian. Potensi produksi di kawasan Bahari cukup besar, namun sebagian hasilnya masih dibawa ke daerah lain untuk proses pengemasan sebelum dipasarkan.

“Potensi kelapa dan durian cukup besar, sehingga perlu didorong pengolahannya di tingkat hilir agar nilai tambahnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Aswini.

Kementerian Transmigrasi selanjutnya akan melakukan pendalaman terhadap kelompok yang ditetapkan sebagai prioritas, meliputi kondisi usaha, bahan baku, sarana produksi, produk yang dihasilkan serta kendala yang dihadapi.

Baca lainnya :  Sofiana : Instruksi Presiden, Koperasi Merah Putih Harus Hadir di 23 Kecamatan

Aswini menegaskan pengembangan kawasan transmigrasi Bahari diharapkan tidak hanya berorientasi pada pelatihan, tetapi juga mampu membuka akses pasar dan meningkatkan nilai tambah produk masyarakat.

“Kami berharap pengembangan kawasan ini tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga mampu membuka akses pasar, meningkatkan kualitas produk dan memperkuat perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *