
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengalami perubahan desain.
“Gedung yang sebelumnya dirancang dua lantai kini dipastikan dibangun menjadi empat lantai,” ungkap Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong, Syafaat Pampi kepada awak media, Sabtu (29/8/2025).
Menurutnya, perubahan tersebut dilakukan untuk mengakomodasi penambahan kuota penerima manfaat yang diproyeksikan mencapai 2.000 peserta didik.
Syafaat mengatakan persiapan teknis pembangunan saat ini terus dimatangkan bersama Satuan Kerja (Satker) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Tengah.
Menurut Syafaat, sejumlah pengujian teknis di lokasi telah dilakukan, mulai dari pembersihan area, pemeriksaan kualitas dan ketersediaan air tanah hingga pengujian kekuatan tanah melalui sondering.
“Semua pengujian seperti kelayakan tanah dan pemeriksaan air tanah sudah dilakukan oleh Satker PUPR Provinsi. Ini menjadi bagian dari persyaratan utama dalam tahap perencanaan,” ujar Syafaat Pampi saat ditemui di lokasi peninjauan.
Ia menjelaskan, hasil pengujian teknis menunjukkan kondisi tanah dan air tanah di lokasi mendukung pembangunan gedung empat lantai.
“Desainnya berkembang dari dua lantai menjadi empat lantai. Penyesuaian ini dimungkinkan karena hasil uji teknis menunjukkan kontur tanah dan kondisi air tanah di lokasi sangat mendukung untuk bangunan empat lantai,” jelasnya.
Dengan perubahan tersebut, kapasitas Sekolah Rakyat di Parigi Moutong diharapkan mampu menampung lebih banyak peserta didik penerima manfaat.
Dari sisi tahapan pelaksanaan, Satker PUPR Provinsi dijadwalkan kembali turun ke lapangan pada Oktober 2026 untuk melakukan finalisasi perencanaan.
Setelah tahap tersebut rampung, proses tender proyek ditargetkan berlangsung pada Oktober hingga November 2026.
Sementara pembangunan fisik Sekolah Rakyat ditargetkan mulai dikerjakan pada Desember 2026.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap seluruh tahapan persiapan teknis, tender hingga konstruksi dapat berjalan sesuai jadwal sehingga pembangunan Sekolah Rakyat segera terealisasi.














