Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Parigi Moutong

Karhutla Bakar 3,5 Hektare Lahan di Sausu, Parigi Moutong

×

Karhutla Bakar 3,5 Hektare Lahan di Sausu, Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini
Pihak Kepolisian dan warga tengah melakukan pemadaman di lokasi Karhutla di Sausu, Selasa (1/9/2026)

Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah Desa Sausu Auma dan Desa Sausu Tambu, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (1/9/2026).

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Parigi Moutong, kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.00 Wita dan diterima petugas pada pukul 14.35 Wita.

Kebakaran melanda lahan tanam baru, perkebunan warga, serta kawasan hutan. Total area yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 3,5 hektare.

Baca lainnya :  Sambut HUT ke-54 Basarnas, Kantor SAR Palu Gelar Donor Darah, Kumpulkan 64 Kantong

Rinciannya, lahan tanam baru terdampak sekitar 1 hektare, kebun warga sekitar 0,5 hektare, serta kawasan hutan sekitar 2 hektare.

Tidak ada korban jiwa maupun warga yang terdampak langsung dalam kejadian tersebut. Rumah warga dan fasilitas umum juga dilaporkan nihil mengalami kerusakan.

Petugas gabungan yang terlibat dalam penanganan di lapangan terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Damkar Kabupaten Parigi Moutong, aparat desa, serta masyarakat.

Baca lainnya :  Tiga Tahun Tanpa Air Bersih, Warga Perumahan Nelayan Sausu Peore Mengeluh

Hingga laporan terakhir, sebagian besar titik api telah mereda dan hanya menyisakan asap. Kebun warga seluas sekitar 0,5 hektare juga telah berhasil dipadamkan.

Sementara itu, di wilayah Desa Sausu Auma dan kawasan Sausu Tambu tidak lagi terlihat kobaran api secara signifikan. Namun, masih terdapat satu titik di puncak kawasan hutan yang terlihat mengepulkan asap.

Kondisi tersebut masih berpotensi memicu kembali kebakaran, terutama karena akses menuju lokasi cukup terbatas. Pemantauan secara berkala masih diperlukan untuk memastikan tidak terjadi penyebaran api.

Baca lainnya :  Forum Perangkat Daerah Penyusunan RKPD Tahun 2026, Pj Bupati : Semua OPD Harus Menyeleksi Usulan dengan Baik

Penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui. BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama lintas sektor dan aparat desa terus melakukan koordinasi dalam penanganan kejadian tersebut.

Dalam laporan Pusdalops, kebutuhan mendesak di lokasi adalah alat pemadam api. Koordinat lokasi kejadian hingga laporan tersebut diterbitkan belum tersedia.

Example 728x90
Penulis: Sumber : Pusdalops BPBD Parigi MoutongEditor: Wady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *