
Parigi Moutong, PUSATWARTA.ID — Hujan deras mengguyur lokasi pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-18 tingkat Kecamatan Kasimbar di Desa Kasimbar Palapi, Selasa (22/9/2026).
Di tengah hujan, Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid tetap menyampaikan sambutan dari dalam mimbar tilawah.
Selain menyampaikan pesan keagamaan, ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat perubahan cuaca.
Abdul Sahid mengatakan kondisi cuaca pada masa pancaroba dapat berubah dengan cepat, dari panas dan kering menjadi hujan dengan intensitas tinggi.
“Dalam beberapa hari ini cuaca dapat terasa sangat panas dan kering. Namun pada waktu tertentu dapat berubah menjadi hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi menimbulkan banjir hingga tanah longsor serta berbagai dampak lainnya,” ujarnya.
Ia meminta masyarakat tidak menganggap perubahan cuaca tersebut sebagai kondisi biasa. Menurutnya, kesiapsiagaan perlu ditingkatkan, termasuk dengan menjaga lingkungan dan mengantisipasi potensi bencana.
“Kesiapsiagaan menghadapi bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Sahid juga menegaskan MTQ tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan mencari juara.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana membangun kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk generasi yang berakhlak.
Ia juga berpesan kepada para kafilah agar menjunjung sportivitas dan persaudaraan. Sementara dewan hakim diminta menjalankan tugas secara objektif, adil, dan profesional.
Pembukaan MTQ ke-18 tingkat Kecamatan Kasimbar turut dihadiri kepala desa se-Kecamatan Kasimbar, unsur Forkopimcam Kasimbar, serta Camat Toribulu Zulkarnain.
















